Indahnya Berbagi Pengetahuan

Kata-kata Hikmah

Mata adalah penuntun, dan hati adalah pendorong dan penuntut. Mata memiliki kenikmatan pandangan dan hati memiliki kenikmatan pencapaian. Keduanya merupakan sekutu yang mesra dalam setiap tindakan dan amal perbuatan manusia, dan tidak bisa dipisahkan antara satu dengan yang lain.

Kata-kata Hikmah

Hidup hanya Sekali dan Mati itu Pasti. Semuanya akan dipertanggung jawabkan kelak di akhirat. Dimanakah kamu berdiri dan dimana kamu berpihak?.

Kata-kata Hikmah

Barangsiapa yang bersandar pada hartanya, ketahuilah bahwa sewaktu-waktu ia akan miskin. Barangsiapa yang bersandar pada harga diri, ketahuilah bahwa suatu saat ia akan hina. Barangsiapa yang bersandar pada akalnya, maka ia akan tersesat. Namun, Barangsiapa yang bersandar pada Allah, sesungguhnya dia tak akan pernah miskin, hina, dan tersesat. (Ali bin Abi Thalib)

Kata-kata Hikmah

Tinggalkanlah yang membuatmu ragu kepada yang tidak ragu. Seseungguhnya jujur itu ketenangan dan bohong itu keraguan {HR at-Tirmidzi}.

Kata-kata Hikmah

Orang yang sukses adalah mereka yang berhasil mengenali, menggali, dan memompa seluruh potensi diri, sehingga mampu menggagas karya-karya dan ide-ide terbaik demi kemaslahatan umat.

Tuesday, 31 May 2016

10 Resep Sukses Bangsa Jepang

10 Resep yang membuat bangsa Jepang bisa sukses seperti sekarang. Tentu rumusan ini di beberapa sisi agak subyektif, hanya dari pengalaman hidup, studi, bisnis dan bergaul dengan orang Jepang di sekitar perfecture Saitama, Tokyo, Chiba, Yokohama. Intinya kita mencoba belajar sisi Jepang yang baik yang bisa diambil untuk membangun republik ini. Kalau ditanya apakah semua sisi bangsa Jepang selalu baik, tentu jawabannya tidak. Banyak juga budaya negatif yang tidak harus kita contoh.


1. Kerja Keras
Sudah menjadi rahasia umum bahwa bangsa Jepang adalah pekerja keras. Rata-rata jam kerja pegawai di Jepang adalah 2450 jam/tahun, sangat tinggi dibandingkan dengan Amerika (1957 jam/tahun), Inggris (1911 jam/tahun), Jerman (1870 jam/tahun), dan Perancis (1680 jam/tahun). Seorang pegawai di Jepang bisa menghasilkan sebuah mobil dalam 9 hari, sedangkan pegawai di negara lain memerlukan 47 hari untuk membuat mobil yang bernilai sama. Seorang pekerja Jepang boleh dikatakan bisa melakukan pekerjaan yang biasanya dikerjakan oleh 5-6 orang. Pulang cepat adalah sesuatu yang boleh dikatakan "agak memalukan" di Jepang, dan menandakan bahwa pegawai tersebut termasuk "yang tidak dibutuhkan" oleh perusahaan. Di kampus, professor juga biasa pulang malam (tepatnya pagi ), membuat mahasiswa nggak enak pulang duluan. Fenomena Karoshi (mati karena kerja keras) mungkin hanya ada di Jepang. Sebagian besar literatur menyebutkan bahwa dengan kerja keras inilah sebenarnya kebangkitan dan kemakmuran Jepang bisa tercapai.

2. Malu
Malu adalah budaya leluhur dan turun temurun bangsa Jepang. Harakiri (bunuh diri dengan menusukkan pisau ke perut) menjadi ritual sejak era samurai, yaitu ketika mereka kalah dan pertempuran. Masuk ke dunia modern, wacananya sedikit berubah ke fenomena "mengundurkan diri" bagi para pejabat (mentri, politikus, dsb) yang terlibat masalah korupsi atau merasa gagal menjalankan tugasnya. Efek negatifnya mungkin adalah anak-anak SD, SMP yang kadang bunuh diri, karena nilainya jelek atau tidak naik kelas. Karena malu jugalah, orang Jepang lebih senang memilih jalan memutar daripada mengganggu pengemudi di belakangnya dengan memotong jalur di tengah jalan. Bagaimana mereka secara otomatis langsung membentuk antrian dalam setiap keadaan yang membutuhkan, pembelian ticket kereta, masuk ke stadion untuk nonton sepak bola, di halte bus, bahkan untuk memakai toilet umum di stasiun-stasiun, mereka berjajar rapi menunggu giliran. Mereka malu terhadap lingkungannya apabila mereka melanggar peraturan ataupun norma yang sudah menjadi kesepakatan umum.

3. Hidup Hemat
Orang Jepang memiliki semangat hidup hemat dalam keseharian. Sikap anti konsumerisme berlebihan ini nampak dalam berbagai bidang kehidupan. Di masa awal mulai kehidupan di Jepang, saya sempat terheran-heran dengan banyaknya orang Jepang ramai belanja di supermarket pada sekitar jam 19:30. Selidik punya selidik, ternyata sudah menjadi hal yang biasa bahwa supermarket di Jepang akan memotong harga sampai separuhnya pada waktu sekitar setengah jam sebelum tutup. Seperti diketahui bahwa Supermarket di Jepang rata-rata tutup pada pukul 20:00. Contoh lain adalah para ibu rumah tangga yang rela naik sepeda menuju toko sayur agak jauh dari rumah, hanya karena lebih murah 20 atau 30 yen. Banyak keluarga Jepang yang tidak memiliki mobil, bukan karena tidak mampu, tapi karena lebih hemat menggunakan bus dan kereta untuk bepergian. Termasuk saya dulu sempat berpikir kenapa pemanas ruangan menggunakan minyak tanah yang merepotkan masih digandrungi, padahal sudah cukup dengan AC yang ada mode dingin dan panas. Alasannya ternyata satu, minyak tanah lebih murah daripada listrik. Professor Jepang juga terbiasa naik sepeda tua ke kampus, bareng dengan mahasiswa-mahasiswa nya.

4. Loyalitas
Loyalitas membuat sistem karir di sebuah perusahaan berjalan dan tertata dengan rapi. Sedikit berbeda dengan sistem di Amerika dan Eropa, sangat jarang orang Jepang yang berpindah-pindah pekerjaan. Mereka biasanya bertahan di satu atau dua perusahaan sampai pensiun. Ini mungkin implikasi dari Industri di Jepang yang kebanyakan hanya mau menerima fresh graduate, yang kemudian mereka latih dan didik sendiri sesuai dengan bidang garapan (core business) perusahaan. Kota Hofu mungkin sebuah contoh nyata. Hofu dulunya adalah kota industri yang sangat tertinggal dengan penduduk yang terlalu padat. Loyalitas penduduk untuk tetap bertahan (tidak pergi ke luar kota) dan punya komitmen bersama untuk bekerja keras siang dan malam akhirnya mengubah Hofu menjadi kota makmur dan modern. Bahkan saat ini kota industri terbaik dengan produksi kendaraan mencapai 160.000 per tahun.

5. Inovasi
Jepang bukan bangsa penemu, tapi orang Jepang mempunyai kelebihan dalam meracik temuan orang dan kemudian memasarkannya dalam bentuk yang diminati oleh masyarakat. Menarik membaca kisah Akio Morita yang mengembangkan Sony Walkman yang melegenda itu. Cassete Tape tidak ditemukan oleh Sony, patennya dimiliki oleh perusahaan Phillip Electronics. Tapi yang berhasil mengembangkan dan membundling model portable sebagai sebuah produk yang booming selama puluhan tahun adalah Akio Morita, founder dan CEO Sony pada masa itu. Sampai tahun 1995, tercatat lebih dari 300 model walkman lahir dan jumlah total produksi mencapai 150 juta produk. Teknik perakitan kendaraan roda empat juga bukan diciptakan orang Jepang, patennya dimiliki orang Amerika. Tapi ternyata Jepang dengan inovasinya bisa mengembangkan industri perakitan kendaraan yang lebih cepat dan murah. Mobil yang dihasilkan juga relatif lebih murah, ringan, mudah dikendarai, mudah dirawat dan lebih hemat bahan bakar. Perusahaan Matsushita Electric yang dulu terkenal dengan sebutan "maneshita" (peniru) punya legenda sendiri dengan mesin pembuat rotinya. Inovasi dan ide dari seorang engineernya bernama Ikuko Tanaka yang berinisiatif untuk meniru teknik pembuatan roti dari sheef di Osaka International Hotel, menghasilkan karya mesin pembuat roti (home bakery) bermerk Matsushita yang terkenal itu.

6. Pantang Menyerah
Sejarah membuktikan bahwa Jepang termasuk bangsa yang tahan banting dan pantang menyerah. Puluhan tahun dibawah kekaisaran Tokugawa yang menutup semua akses ke luar negeri, Jepang sangat tertinggal dalam teknologi. Ketika restorasi Meiji (meiji ishin) datang, bangsa Jepang cepat beradaptasi dan menjadi fast-learner. Kemiskinan sumber daya alam juga tidak membuat Jepang menyerah. Tidak hanya menjadi pengimpor minyak bumi, batubara, biji besi dan kayu, bahkan 85% sumber energi Jepang berasal dari negara lain termasuk Indonesia. Kabarnya kalau Indonesia menghentikan pasokan minyak bumi, maka 30% wilayah Jepang akan gelap gulita Rentetan bencana terjadi di tahun 1945, dimulai dari bom atom di Hiroshima dan Nagasaki, disusul dengan kalah perangnya Jepang, dan ditambahi dengan adanya gempa bumi besar di Tokyo. Ternyata Jepang tidak habis. Dalam beberapa tahun berikutnya Jepang sudah berhasil membangun industri otomotif dan bahkan juga kereta cepat (shinkansen) . Mungkin cukup menakjubkan bagaimana Matsushita Konosuke yang usahanya hancur dan hampir tersingkir dari bisnis peralatan elektronik di tahun 1945 masih mampu merangkak, mulai dari nol untuk membangun industri sehingga menjadi kerajaan bisnis di era kekinian. Akio Morita juga awalnya menjadi tertawaan orang ketika menawarkan produk Cassete Tapenya yang mungil ke berbagai negara lain. Tapi akhirnya melegenda dengan Sony Walkman-nya. Yang juga cukup unik bahwa ilmu dan teori dimana orang harus belajar dari kegagalan ini mulai diformulasikan di Jepang dengan nama shippaigaku (ilmu kegagalan). Kapan-kapan saya akan kupas lebih jauh tentang ini 

7. Budaya Baca
Jangan kaget kalau anda datang ke Jepang dan masuk ke densha (kereta listrik), sebagian besar penumpangnya baik anak-anak maupun dewasa sedang membaca buku atau koran. Tidak peduli duduk atau berdiri, banyak yang memanfaatkan waktu di densha untuk membaca. Banyak penerbit yang mulai membuat man-ga (komik bergambar) untuk materi-materi kurikulum sekolah baik SD, SMP maupun SMA. Pelajaran Sejarah, Biologi, Bahasa, dsb disajikan dengan menarik yang membuat minat baca masyarakat semakin tinggi. Saya pernah membahas masalah komik pendidikan di blog ini. Budaya baca orang Jepang juga didukung oleh kecepatan dalam proses penerjemahan buku-buku asing (bahasa inggris, perancis, jerman, dsb). Konon kabarnya legenda penerjemahan buku-buku asing sudah dimulai pada tahun 1684, seiring dibangunnya institut penerjemahan dan terus berkembang sampai jaman modern. Biasanya terjemahan buku bahasa Jepang sudah tersedia dalam beberapa minggu sejak buku asingnya diterbitkan. Saya biasa membeli buku literatur terjemahan bahasa Jepang karena harganya lebih murah daripada buku asli (bahasa inggris).

8. Kerjasama Kelompok
Budaya di Jepang tidak terlalu mengakomodasi kerja-kerja yang terlalu bersifat individualistik. Termasuk klaim hasil pekerjaan, biasanya ditujukan untuk tim atau kelompok tersebut. Fenomena ini tidak hanya di dunia kerja, kondisi kampus dengan lab penelitiannya juga seperti itu, mengerjakan tugas mata kuliah biasanya juga dalam bentuk kelompok. Kerja dalam kelompok mungkin salah satu kekuatan terbesar orang Jepang. Ada anekdot bahwa "1 orang professor Jepang akan kalah dengan satu orang professor Amerika, hanya 10 orang professor Amerika tidak akan bisa mengalahkan 10 orang professor Jepang yang berkelompok" . Musyawarah mufakat atau sering disebut dengan "rin-gi" adalah ritual dalam kelompok. Keputusan strategis harus dibicarakan dalam "rin-gi".

9. Mandiri
Sejak usia dini anak-anak dilatih untuk mandiri. Irsyad, anak saya yang paling gede sempat merasakan masuk TK (Yochien) di Jepang. Dia harus membawa 3 tas besar berisi pakaian ganti, bento (bungkusan makan siang), sepatu ganti, buku-buku, handuk dan sebotol besar minuman yang menggantung di lehernya. Di Yochien setiap anak dilatih untuk membawa perlengkapan sendiri, dan bertanggung jawab terhadap barang miliknya sendiri. Lepas SMA dan masuk bangku kuliah hampir sebagian besar tidak meminta biaya kepada orang tua. Teman-temen seangkatan saya dulu di Saitama University mengandalkan kerja part time untuk biaya sekolah dan kehidupan sehari-hari. Kalaupun kehabisan uang, mereka "meminjam" uang ke orang tua yang itu nanti mereka kembalikan di bulan berikutnya.

10. Jaga Tradisi
Perkembangan teknologi dan ekonomi, tidak membuat bangsa Jepang kehilangan tradisi dan budayanya. Budaya perempuan yang sudah menikah untuk tidak bekerja masih ada dan hidup sampai saat ini. Budaya minta maaf masih menjadi reflek orang Jepang. Kalau suatu hari anda naik sepeda di Jepang dan menabrak pejalan kaki, maka jangan kaget kalau yang kita tabrak malah yang minta maaf duluan. Sampai saat ini orang Jepang relatif menghindari berkata "tidak" untuk apabila mendapat tawaran dari orang lain. Jadi kita harus hati-hati dalam pergaulan dengan orang Jepang karena "hai" belum tentu "ya" bagi orang Jepang Pertanian merupakan tradisi leluhur dan aset penting di Jepang. Persaingan keras karena masuknya beras Thailand dan Amerika yang murah, tidak menyurutkan langkah pemerintah Jepang untuk melindungi para petaninya. Kabarnya tanah yang dijadikan lahan pertanian mendapatkan pengurangan pajak yang signifikan, termasuk beberapa insentif lain untuk orang-orang yang masih bertahan di dunia pertanian. Pertanian Jepang merupakan salah satu yang tertinggi di dunia.



Kekuatan Kharisma yang Dapat Membantu Karier

Mungkin anda pernah melihat seseorang yang memiliki daya tarik begitu besar, saat dia memasuki sebuah ruangan semua orang seakan-akan terpusat padanya. Ada apa dengan orang ini? Apa yang dimilikinya hingga semua perhatian semua orang seakan terpusat padanya? Kita dapat menyebut orang ini memiliki sesuatu daya magis yang disebut dengan Kharisma.


Definisi Kharisma

Apakah sebenarnya kharisma itu? Menurut Susan Wilson Solovic, penulis The girl's guide to Power & Sukses, kharisma adalah semacam aura tak terlihat. Biasanya orang berkharisma punya kepribadian kuat dan kemampuan untuk berhubungan dengan orang disekitarnya sesuai emosi dan tingkat intelektualitasanya. Tidak semua orang secara alami memiliki kemampuan ini. Kharisma tidak hanya dapat memberikan daya tarik pribadi tetapi juga dapat sebagai salah satu penunjang sukses berkarir. Memang benar tidak semua orang terlahir dengan memiliki kharisma tetapi kharisma dapat saja muncul dari diri anda. Tidak percaya? Pelajari beberapa kiat diberikut ini dan praktekkan, dan lihat apa hasilnya pada diri anda. 

  • Menciptakan Daya Tarik Pribadi
Jika ada yang mengatakan bahwa penampilan luar tidak lebih berarti dari pada isi . Pernyataan itu tidak sepenuhnya benar. Pergaulan modern sering menjadikan penampilan luar sebagai barometer kepercayaan. Apalagi jika anda bergerak dibidang yang berhubungan dengan banyak kalangan. Untuk meyakinkan mereka, anda harus memperhatikan penampilan anda. Menurut Dr.Susan Scribner, ahli etika dalam marketing diri seseorang , menyatakan bahwa 85 persen yang banyak menjual adalah penampilan luar. Ini bukan berarti anda harus memiliki wajah jelita dan tubuh sempurna. Tetapi yang penting adalah ada tahu bagaimana memberikan kesan menarik dimata orang lain . 

  • Menunjukan Sikap Bersahabat
Semua orang pasti merasa senang jika memiliki rekan kerja yang ceria dan bersahabat. Memang mempertahanakan suasana hati agar tetap ceria dan bersahabat bukanlah hal yang mudah. Tetapi ini adalah salah satu inti memancarkan kharisma didalam diri anda. Jadi pandai-pandailah menjaga emosi. Humor, juga merupakan unsur penting dalam pergaulan, jangan lupa selipkan sedikit humor dalam percakapan. Misalnya saat anda menghadiri meeting atau pertemuan dengan orang banyak atau bercakap-cakap dengan rekan kerja, cobalah cairkan suasana dengan menambahkan humor. Tetapi satu hal, hindari humor yang berkesan jorok, menyinggung SARA atau melecehkan. Jangan sampai humor anda terdengar 'asal' soalnya itu bisa menurunkan kredibilitas dimata rekan kerja anda. 

  • Hindari Sikap Menunduk
Kebanyakan dari kita jarang memperhatikan gaya berjalan sebagai bagian pendukung karier. Dalam karier, profesionalisme dapat dinilai dari cara berjalan. Sikap berjalan yang mantap dan pandangan lurus ke depan memberikan kesan pribadi yang percaya diri dan terbuka. Anda akan dianggap sosok berkarakter kuat yang siap menghadapi tugas dan masalah yang akan datang.

  • Jangan Lupakan Etika dan Sopan Santun 
Dalam dunia kerja, banyak aturan tertulis dan tak terlintas yang harus dipahami. Mulai dari cara berpakaian, menerima tepon, hingga table manner. Dimata rekan kerja dan klien bisnis, sikap dan bahasa tubuh memang sangat menentukan. Image anda bisa jadi taruhan. Ingin belajar lebih banyak soal etika? banyak buku bisa anda pelajari. 

  • Usahakan Menggunakan Pemilihan Kata yang Tepat
Ingat saat anda dalam puncak kemarahan, anda mengucapkan kata-kata yang tak terkontrol, mungkin anda tak bermaksud mengucakan kata-kata itu. Tapi tak semua orang dapat mengerti , dalam kemarahan anda akan membuat beberapa orang yang mungkin sakit hati. Lihat juga situasi yang sering terjadi di kantor ini. Banyak orang yang melakukan berbagai cara untuk menarik simpati. Ingat, cara-cara ini bukan sikap orang berkharisma. Yang paling penting : Anda harus pantang untuk merendahkan orang lain demi mendongkrak reputasi. Lalu bagaimana jika anda menghadapi lingkungan kerja yang penuh persaingan? lebih baik, coba untuk selalu melihat sisi terang dari kepribadian seseorang . Siapapun juga, akan senang mendengar ucapan yang bernada positif ketimbang rumor yang tak jelas.

  • Jalin Kontak Mata Saat Bicara
Selain memberi penghargaan pada lawan bicara, banyak hal yang dapat anda tangkap dari sorot mata seseorang. Anda akan tahu kalau lawan bicara, mencoba untuk berbohong. Hal lain yang bisa didapatkan, anda akan tampak sebagai pribadi yang percaya diri dan berpikir terbuka. Karena melakukan kontak mata saat bicara. Namun usahakan untuk menjaga agar kontak mata tak berlebihan dan membuat orang lain tak nyaman karena merasa di kuasai. Strategi kontak mata juga akan memberi anda nilai lebih, sebab akan memunculkan respek dan kharisma diri secara alami.

  • Jangan Takut Untuk Di Puji
Siapa yang tidak suka dipuji? Semua orang pasti ingin diakui kelebihanya. Namun adakalanya seseorang merasa kurang berhak atau malu menerima pujian dari orang lain. Kebiasaan ini seringkali dimiliki oleh kaum wanita yang sering merasa dirinya kurang dari orang lain. Jangan sampai ini dibawa berlarut-larut. Apalagi dalam urusan karier anda. Masalahnya bukan hanya kharisma yang terpengaruh tetapi juga karier anda akan tersendat. Mulai dengan cara sederhana tersenyumlah saat pujian datang. Kemudian ucapkan terimakasih dengan pujian yang diberikan oleh teman anda. Dengan cara ini orang lain tentu juga akan merasa dihargai dengan pujian anda.

  • Jangan Takut jadi Pusat Perhatian
Meski menjadi pusat perhatian terdengar menyenangkan, mungkin hanya segelintir orang yang merasa percaya diri menjadi pusat perhatian. Sebaiknya jangan lakukan ini kalau anda ingin mendapatkan kharisma diri. Kekuatan diri ini hanya bisa dijumpai pada orang yang punya kemampuan mengalahkan rasa canggungnya. Lebih baik lupakan ketakutan anda. Mulai sekarang coba untuk lebih meyakini kelebihan yang anda miliki. Buat daftar-daftar positif yang anda punyai. Jangan lupa tulis juga daftar prestasi yang pernah anda raih. Yakinkan bahwa semua ini adalah modal agar dapat tampil prima. Dan tak ragu untuk menjadi pusat perhatian.


Supaya Diperhatikan di Tempat Kerja

Dalam polling terakhir yang dilakukan oleh sebuah harian terkenal, mayoritas karyawan menganggap bahwa tampil serius dalam mengerjakan tugas-tugas yang diberikan saja tidak cukup untuk mendongkrak karier seseorang. Ada cara lain yang lebih efektif bila Anda ingin mendapatkan kesempatan ke jenjang karier yang lebih baik. Caranya yaitu menjalin kontak (baik secara eksternal maupun internal), dan mencari tugas-tugas yang menantang namun potensial.

Pertama, berteman dengan rekan-rekan kerja dari departemen lain. Dengan menjalin hubungan persahabatan dengan rekan kerja dari bagian lain, hal itu akan membuat Anda dikenal sebagai figur yang supel, dan pada akhirnya akan membuka kesempatan Anda mendapat promosi di masa datang atau kenaikan gaji. Bila kelak Anda ditunjuk untuk mengepalai suatu proyek misalnya, luasnya pergaulan Anda akan memudahkan Anda untuk memilih orang-orang yang memang capable/mampu dalam pekerjaannya.

Kedua, menjalin networking dengan karyawan perusahaan lain. Mempunyai jaringan koneksi ke perusahaan lain akan membuat profil Anda di mata rekan-rekan menjadi tinggi. Anda mungkin akan menjadi orang yang paling diAndalkan karena mengetahui perkembangan perusahaan lain. Selain itu, secara tidak langsung Anda akan dianggap sebagai juru bicara tidak resmi perusahaan bagi orang lain, yang menunjukkan kemampuan leadership Anda.

Ketiga, mempelajari teknologi terbaru. Saat ini ada pakem baru yang berlaku di dunia bisnis : siapa yang menguasai teknologi, maka dialah yang menguasai dunia. Meski Anda sudah bekerja, bukan berarti Anda tidak perlu lagi belajar. Bisa lebih dulu menguasai salah satu kemajuan teknologi seperti program-program komputer yang beredar sekarang ini akan membuat profil Anda semakin tinggi di mata rekan-rekan kerja. 

Keempat, ambil resiko dengan melakukan pekerjaan sulit. Mungkin dalam karier Anda akan menjumpai tugas/assignment yang saking sulitnya, rekan-rekan kerja Anda jadi enggan untuk dipilih sebagai project officer. Cermati baik-baik, mungkin pekerjaan ini bisa menjadi tiket utama Anda mendapat kesempatan. Jangan takut gagal, sebab meski nanti akhirnya pekerjaan tersebut hanya bisa diselesaikan setengahnya saja, nama Anda akan dikenal sebagai orang yang berani mengambil resiko dan mau bekerja keras. 

Kelima, kenali limit kemampuan Anda. Boleh-boleh saja Anda melakukan berbagai tugas yang sulit, namun jangan sampai mengerjakannya dengan asal-asalan. Tujuan Anda adalah supaya orang-orang (dan atasan) tahu bahwa Anda mempunyai kemampuan untuk mengerjakan tugas tugas sulit. Kalau tidak mampu, buat apa dipaksakan? Nanti hasilnya malah akan berimbas negatif pada citra diri Anda di depan rekan-rekan.


Menjadi Rekan Kerja Yang Menawan

Banyak di antara kita berprinsip, atasan di kantor itu harus dianggap seperti 'dewa'. Maksudnya, bila ingin berkarier mulus, maka Anda harus selalu siap menyenangkan hati atasan. Padahal tak hanya itu. Interaksi Anda dengan lingkungan kerja juga sangat menentukan. Maksudnya, rekan kerja juga punya peran penting dalam kemajuan karier Anda. Nah, jika ingin selalu sukses berkarier, Anda juga perlu tahu cara menarik hati rekan kerja! 


Simak strategi ini, dan jadikan pedoman Anda dalam berkarya.

Terbuka.
Kuasai seni berteman yang baik. Jadi pribadi yang ramah bukan berarti harus dicap juga sebagai biang gosip. Memang, banyak topik pembicaraan menarik di kantor. Tapi begitu Anda sadar, percakapan sudah mengarah ke hal-hal yang panjang dan terlalu mendalam, hentikan segera. Masih ada pekerjaan menumpuk di meja untuk Anda selesaikan. Pertahankan reputasi sebagai orang yang selalu bekerja dengan serius. Dijamin, pintu karier terbuka lebar bila Anda lebih memilih diskusi soal proyek yang tengah ditangani. Daripada bergosip soal sekretaris baru yang pernah 'tidur' dengan salah satu bos di kantor.

Serius.
Cairkan sedikit gunung es yang bercokol dalam diri Anda itu. Tebarkan kesan bahwa keberadaan Anda di kantor tak hanya untuk menyelesaikan kerja dan mengejar promosi jabatan saja. Jalin hubungan dengan rekan kerja. Kalau ada yang datang ke kantor dengan penampilan rambut baru, tak ada salahnya Anda ikut memuji dan memberi komentar. Saat rekan kerja menyerahkan laporannya kepada Anda, beri ulasan dengan sikap yang benar. Jangan kaku dan terkesan dipaksakan. Yang penting, Anda harus bisa melaksanakan misi pergaulan: Menanamkan pengertian kalau Anda manusia biasa, yang juga bisa berbuat salah. Hapus anggapan rekan kerja yang selama ini menjuluki Anda sebagai Miss Perfect. Bersosialisasi dengan rekan tak hanya membuat suasana kerja terasa lebih nyaman. Produktivitas kerja pun dijamin meningkat. Menurut pengalaman banyak orang, ide cemerlang sering muncul karena interaksi yang bagus dengan rekan kerja.

Jujur.
Asal tahu saja, orang yang dengan cepat selalu melontarkan kritik pada orang lain sebetulnya yang paling sukar melihat kesalahan diri sendiri. Jika Anda juga punya sifat ini, segera lakukan perubahan diri yang mungkin bisa menyelamatkan karier Anda. Ada cara gampang yang bisa Anda praktekkan sekarang. Jika komentar negatif sudah mulai terasa menyembul di mulut, segera ganti dengan komentar yang lebih positif. Ini membuat Anda kelihatan fair dan lebih menghargai orang lain.

Manfaat lain, Anda juga akan mampu melihat dunia dengan pendekatan yang berbeda. Misalnya saat rekan kerja menyerahkan laporan yang berantakan, penuh kesalahan tata bahasa di sana-sini, jangan buru-buru mencerca. Coba simak sekali lagi. Mungkin ada ide hebat yang tersembunyi di dalam laporan itu. Jangan sampai Anda kehilangan kesempatan baik, hanya karena terlalu fokus pada sisi-sisi buruk. 

Mengalah.
Lakukan dengan taktik yang tepat, agar Anda bisa tetap mengutarakan maksud hati. Jika Anda harus menulis penilaian mengenai rekan kerja lain, lakukan dengan tepat. Jika tak bisa mengarahkan kepada perbaikan diri, rekan kerja tak akan minta pendapat lagi kepada Anda. Tak ada gunanya, karena toh Anda tak bisa mengutarakan keinginan diri. Anda bisa melakukannya dengan berbagai macam cara. Jika Anda selalu merasa tak enak menyakiti orang lain, coba perhalus komentar negatif dengan mengatakan, "Saya mengerti mengapa saran yang Anda buat seperti ini. Tapi mungkin akan lebih baik jika Anda melakukan dengan cara..."

Percayalah, rekan kerja pasti akan lebih menyukai gaya seperti ini. Mereka tak perlu harus menduga hal yang ingin Anda katakan. 

Rendah Hati.
Meski memang punya kemampuan yang jadi aset penting perusahaan, Anda tak perlu jadi sombong. Biarkan prestasi kerja Anda yang membuktikannya. Setiap kali Anda ingin berkomentar mengenai suatu hal, persilakan dulu rekan kerja untuk mengekspresikan pendapatnya. Jangan langsung mendahului dan menggurui mereka, seolah-olah hanya Anda yang tahu. Jika mereka berkomentar positif mengenai Anda, anggap saja sebagai pujian. Pasti Anda akan merasa lebih nyaman menerimanya. Suatu saat jika Anda butuh komentar atau rekomendasi dari rekan kerja untuk tawaran kerja baru, dijamin mereka melakukannya dengan senang hati.


Melatih Intuisi

Intuisi merupakan pengetahuan yang bergerak antara rasional dan literal (sesuatu yang tidak bisa dibayangkan). Yang dalam hidup sehari - hari dikenal sebagai firasat, kilasan batin, mimpi, suatu pengetahuan yang tidak dapat disangkal.

Kita tidak selalu mudah percaya pada intuisi. Terutama dalam budaya yang memuja segala sesuatu bisa diukur dan dibuktikan. Kita tidak pernah dilatih untuk menghargai betapa intuisi bisa menguatkan hidup kita. Dan adanya intuisi telah terbukti secara ilmiah. 

Mendengarkan intuisi dapat membantu Anda untuk menyelesaikan dilema ditempat kerja, menguatkan hubungan dan menyelamatkan diri dari situasi buruk, atau membantu memilih pasangan yang tepat. 

Intuisi dapat juga bermanfaat dalam segala bidang kehidupan Anda seperti berikut ini :

  • Pekerjaan.
Sebagai contoh, tempat kerja Anda mengalami perubahan manajemen dan Anda tidak tahu bagaimana masa depan pekerjaan Anda. Anda bisa bertanya pada diri sendiri, apa yang bisa dilakukan untuk mengamankan pekerjaan Anda. Mungkin akan muncul bayangan kerja lebih keras atau bicara dengan bos. Bisa juga muncul bayangan lain misalnya bos baru menyambut kedatangan Anda atau akan ditunjukkan seluruh skenario. Jangan memaksa diri. Intuisi mengalir di saat kita bersikap reseptif. Anda mungkin perlu meditasi beberapa kali selama beberapa hari sebelum jawabannya muncul. 

  • Persahabatan.
Mungkin Anda pernah bertemu seseorang dan langsung merasa akrab. Ini terjadi bukan karena apa yang dia katakan atau lakukan. Anda hanya merasa senang saja berada di dekatnya. Sebaliknya, Anda mungkin punya teman yang sepertinya menyedot energi Anda. Berbicara dengannya membuat Anda sakit kepala atau perasaan Anda benar-benar kosong. Ini merupakan contoh tubuh Anda memberitahu Anda mana persahabatan yang membangun dan mana yang merusak.

  • Percintaan.
'Membaca' calon suami/ istri merupakan ketrampilan yang bisa dipelajari. Tapi, terkadang rasa takut atau harapan kita tentang berbagai kemungkinan juga bisa mempengaruhi intuisi asli. Misalnya Anda bertemu sesorang dan Anda tertarik dengannya, tapi ada beberapa keraguan yang muncul di dalam pikiran Anda. Dalam hal ini gunakan intuisi, bayangkan dia berdiri di depan Anda dan ajukan pertanyaaan sederhana seperti "Apakah pria/ wanita ini jodoh saya ?". Anda akan menemukan intuisi Anda langsung bekerja. Jawaban yang Anda temukan itu bukan rasa takut tapi itu adalah intuisi Anda.

  • Keluarga.
Sering anggota keluarga merupakan hal yang paling sulit dibaca. Anda mempunyai keterlibatan emosional yang sangat tinggi untuk memandang mereka sebagai orang yang tak ada hubungannya dengan Anda. Itu sebabnya untuk urusan keluarga biasanya seseorang merefleksikannya pada mimpi. Tanpa Anda sadari, lewat mimpi akan menemukan jalan keluar bagi permasalahan yang Anda hadapi terhadap keluarga. Mimpi dapat mem-bypass rasa frustrasi atau rasa marah yang bisa menutupi intuisi Anda. Mimpi tidak selalu mudah dimengerti. Karena itulah tulis mimpi Anda. Coba gabung-gabungkan untuk mendapatkan artinya. Semakin sering latihan menggunakan intuisi akan semakin mudah Anda memahaminya.

Cara Membangkitkan Intuisi

  • Meditasi.
Meditasi yang menenangkan pikiran akan melatih Anda berhubungan dengan intuisi Anda. Pertama-tama, temukan posisi yang nyaman. Pejamkan mata dan hanya fokus pada pernapasan Anda. Jika muncul pemikiran dan itu pasti terjadi, usahakan untuk tidak memikirkannya. Sesudah pikiran tenang, kenali setiap bayangan intuitif, sensasi, atau pengetahuan yang muncul.

  • Gunakan visualisasi aktif.
Teknik ini bisa membantu Anda belajar "membaca" orang dan situasinya. Pejamkan mata Anda, tenangkan pikiran dan tanya pada diri sendiri masalah yang sedang Anda hadapi.

  • Dengarkan tubuh Anda.
Saat menghadapi sebuah pilihan, amati sinyal tubuh Anda : apakah Anda merasa perut Anda seperti melilit ? Apakah jantung Anda berdetak cepat atau jadi sakit ? Apakah kerongkongan seperti tersumbat ? Atau merasa damai, hangat, dan berseriseri?. Perhatikan pesan–pesan yang disampaikan tubuh Anda dan ambil tindakan berdasarkan apa yang disampaikan pesan-pesan itu kepada Anda.

  • Ingat mimpi Anda.
Trik untuk mengingat mimpi adalah menjadikannya sebagai permainan. Siapkan buku tulis khusus di ranjang Anda sebelum berangkat tidur, ajukan pertanyaan spesifik mengenai masalah yang sedang Anda hadapi. Pagi berikutnya segera catat mimpi Anda. Jika Anda mendapatkan jawabannya segera terapkan. Jika tidak, coba lagi setiap malam selama seminggu. Dengan latihan, proses ini akan mengasah intuisi yang tidak mengandalkan perasaan tetapi berdasarkan pengetahuan yang mendadak muncul dan kuat.

  • "Ya" atau "Tidak" ?.
Untuk memulainya diantaranya gunakan cara, pertama tanya diri Anda sebuah pertanyaan yang sederhana, yang jawabannya cukup dengan kata ya atau tidak, seperti "Ada demo atau nggak hari ini" Lalu, duduklah dengan santai. Untuk membantu memusatkan diri, sadarilah bagaimana rasanya tubuh Anda dalam posisi itu dan apa yang sedang Anda pikirkan. Setelah itu, bayangkan bahwa Anda sedang memegang sebuah apel dengan tangan kanan. Perhatikan besarnya, beratnya, dan warnanya. Lalu, pindahkan apel itu ke tangan yang lain, pikirkan ukurannya, beratnya, dan warnanya. Tanya diri sendiri, apel mana yang lebih besar. Bila apel kedua lebih besar ketimbang yang pertama, jawaban untuk pertanyaan Anda adalah ya. Jika lebih kecil, jawabannya adalah tidak. Catat pengalaman Anda itu dan ceklah jawabannya. Cek pula jawaban itu pada hari berikutnya, untuk melihat apakah Anda benar. Ketika Anda mempelajari hal ini, beberapa dari jawaban Anda mungkin salah dan tidak akurat. Tapi, semakin sering Anda berlatih, akan semakin akurat jawaban ya atau tidak Anda. Intinya, pada saat Anda duduk rileks dan berpikir, konsentrasi Anda terfokus pada pemikiran untuk menjawab pertanyaan itu. Pada saat itulah komputer di otak Anda memutar informasi dan mengolah data yang ada.


Kiat Menghadapi Persaingan di Kantor

Sebuah suasana kompetitif di dalam kantor merupakan hal yang biasa terjadi dan dapat dengan mudah ditemukan dimana pun. Hanya saja, ada yang bersikap secara terbuka dan ada yang diam-diam atau bagaikan musuh di balik selimut. Sikap kompetitif ini baik asal tidak kebablasan. Adanya sikap kompetitif dengan rekan-rekan sekantor memiliki dampak positif pada kinerja kita. Salah satunya adalah memicu diri untuk bekerja lebih baik dari hari ke hari. Sayangnya pada beberapa orang sikap kompetitif ini diterjemahkan sebagai sikap permusuhan. Akibatnya, bukannya peningkatan kinerja pada diri seseorang, tetapi permusuhan yang didapat.
Dampak dari permusuhan ini pun meluas dan akhirnya memperburuk kinerja sehari-hari. Sebaiknya, persaingan di kantor tak perlu disikapi dengan terlalu sinis. Ibarat olah raga, dibutuhkan sikap yang sportif dan memegang nilai kejujuran untuk menghadapi persaingan di kantor. 

  • Berpikir Positif
Janganlah menganggap rekan Anda merupakan musuh yang harus dibasmi. Bersainglah secara sehat, karena merupakan hal yang baik untukdilakukan. Toh, mesing-masing orang memiliki kelemahan dan keunggulan. Mungkin saja kelebihan yang Anda miliki tidak dimiliki olehnya, dan sebaliknya. Dengan bersang secara sehat inilah kinerja Anda meningkat, karena tanpa disadari persaingan ini menjadi salah satu motivator untu mengembangkan diri. Anda pun dapat mempelajari keunggulan rekan sekerja. 

  • Bijaksana
Bersikap sportif tidak akan ada tanpa adanya sikap bijaksana. Akuilah kelemahan Anda dan kelebihan rekan sekerja. Tidak perlu dimasukkan ke hati apabila Anda 'kalah' dalam pertandingan ini. Dengan mengakui kelemahan diri, tidak akan membuat Anda menjadi depresi. Tapi hati-hati, jangan sampai sifat ini membawa Anda ke perasaan rendah diri. 

  • Kerja Keras
Kerja keras sangatlah dibutuhkan. Kedua hal di atas tidak akan berpengaruh pada kinerja apabila Anda sendiri malas-malasan dalam bekerja.

  • Kerja sama
Salah satu bersikap sportif adalah tetap bekerja sama walaupun degan rival terberatsekalipun. Lebih baik Anda membantu rekan sekerja yang memang membutuhkan bantuan dibandingkan hanya berkutat sendirian dengan pekerjaan. Ingatlah bahwa salah satu nilai unggul dalam diri karyawan yang dilihat oleh atasan adalah dapat bekerja sama dengan siapa pun.


Cara Mempertahankan Kesempatan Kerja

Pertimbangkan skenario berikut itu, yang telah terjadi selama beberapa decade terakhir (sebagai akibat dari merger, restrukturisasi dan pengurangan pegawai) Situasi ini masih akan terjadi di masa depan selama kondisi perekonomian masih terus berubah-ubah. Apabila anda seorang eksekutif tingkat menengah, yang terhormat, memiliki gaji yang baik dan kelihatannya telah mapan di bidang yang anda pilih sendiri. 

Tiba-tiba saja, perubahan strategi usaha atau perubahan kondisi ekonomi menyebabkan anda dipecat dari pekerjaan anda tersebut. Apa yang harus anda lakukan? Bagaimana anda dapat mencari pekerjaan lain? Menurut beberapa konsultan manajemen dan perekrut eksekutif, berikut ini adalah beberapa hal penting yang sebaiknya dilakukan (Dunham 2002; Rigdon 1992) :

  • Jangan Panik. pencarian pekerjaan membutuhkan waktu, bahkan bila anda merupakan Eksekutif tingkat menengah ke atas dan sangat berkualitas. Jangka waktu yang normal adalah 7 bulan s/d 1 tahun. Bersiap-siaplah untuk menunggu.
  • Jangan Menjadi Getir. Kegetiran dapat membuat pencarian pekerjaan semakin berat dan menyebabkan orang yang akan merekrut anda menjadi tidak berminat.
  • Jangan Menganggap Enteng Diri Anda Sendiri. Analisa kelebihan dan kekurangan anda sendiri secara menyeluruh, apa yang anda sukai dan tidak anda sukai dari suatu pekerjaan dan struktur organisasi. Hadapi apa yang telah terjadi, putuskan apakah anda ingin mengganti bidang pekerjaan atau berganti tempat tinggal dan jangan menunda pencarian pekerjaan terlalu lama.
  • Jangan Kehilangan Arah. Buatlah suatu rencana, targetkan perusahaan yang akan anda kirimi lamaran dan jangan putus asa dalam mengejar target tersebut. Sadarilah bahwa saat ini tugas utama anda adalah mencari pekerjaan. Bukalah jaringan yang luas dan pertimbangkan bidang lain di luar bidang anda.
  • Jangan Malas. Inti pencarian pekerjaan adalah riset. Gunakan internet, public filings (laporan keuangan publik) dan laporan tahunan dari perusahaan yang akan anda jadikan sasaran. Apabila negosiasi menjadi semakin serius, carilah informasi dari orang dalam dan sumber yang terpercaya untuk mengetahui politik dan cara-cara usaha perusahaan tersebut. Anda tidak ingin berada dalam posisi yang lebih buruk daripada posisi anda sebelumnya bukan?
  • Jangan Malu-malu dan Jangan Terlalu Antusias. Mengingat promosi dari mulut ke mulut merupakan sesuatu yang efektif, pastikan anda memberitahu orang-orang yang tepat bahwa anda sedang mencari pekerjaan. Namun anda juga tidak boleh tergoda untuk menerima pekerjaan pertama yang ditawarkan pada anda. Kecuali pekerjaan tersebut benar-benar tepat untuk anda, kemungkinan bahwa pekerjaan yang pertama ditawarkan pada anda merupakan pekerjaan yang salah, resikonya yang cukup tinggi
  • Jangan Abaikan Keluarga Anda. Eksekutif tertentu merasa malu dan tidak memberitahu keluarga mereka apa yang terjadi. Menurut para ahli, pendekatan yang terbaik adalah melibatkan keluarga anda dalam proses dan bersikaplah jujur kepada mereka.
  • Jangan Berbohong. Para eksekutif sepakat dalam hal ini. Jangan berbohong dan jangan melebih-lebihkan apapun, baik dalam resume maupun saat wawancara. Bicarakanlah kegagalan anda secara terbuka sebagaimana anda membicarakan kelebihan anda. Beritahukanlah dengan jujur apa yang terjadi pada pekerjaan sebelumnya.
  • Jangan Terlalu Blak-blakan Mengenai Gaji. Biarkan orang yang akan mempekerjakan anda untuk membuka pembicaraan mengenai hal tersebut. Setelah hal tersebut dikemukakan pastikan anda mengetahui segala aspek dan keuntungan yang berhubungan dengan masa depan keuangan anda.
  • Apabila anda mengirim e-mail pada rekruter atau orang yang akan mempekerjakan anda, pastikan anda tidak sekedar menyisipkan ¨attachment¨, tapi juga menulis pesan singkat pada ¨badan¨ e-mail. Jangan mengisi subjek dengan kalimat-kalimat eksentrik seperti ¨Sayalah orang yang anda cari¨. Dan jangan mengirimkannnya berkali-kali. 
Orang-orang yang pernah mengalami trauma akibat kehilangan pekerjaan dan harus mencari pekerjaan lagi seringkali menggambarkan prosesnya sebagai sesuatu yang melelahkan dan menyebabkan stress. Menghindari kesalahan-kesalahan yang disebutkan di atas dapat membuat anda terhindar dari pencarian pekerjaan yang berlaur-larut daripada semestinya.

(Sumber : How Not to Find A New Job; Cascio F. Wayne, Herman Aguinis. Applied Psychology in Human Resources Management, 6th Edition, 2005. Prentice Hall Pearson. Upper Saddle River. New Jersey. Alih bahasa oleh Dra. Vivi Novianti Sutardi, M.Psi)


4 Tipe Manusia Hadapi Tekanan Hidup

"Semua kesulitan sesungguhnya merupakan kesempatan bagi jiwa kita untuk tumbuh" (John Gray)

Hidup memang tidak lepas dari berbagai tekanan. Lebih-lebih, hidup di alam modern ini yang menyuguhkan beragam risiko. Sampai seorang sosiolog Ulrich Beck menamai jaman kontemporer ini dengan masyarakat risiko (risk society). Alam modern menyuguhkan perubahan cepat dan tak jarang mengagetkan.

Nah, tekanan itu sesungguhnya membentuk watak, karakter, dan sekaligus menentukan bagaimana orang bereaksi di kemudian hari. Pembaca, pada kesempatan ini, saya akan memaparkan empat tipe orang dalam menghadapi berbagai tekanan tersebut. Mari kita bahas satu demi satu tipe manusia dalam menghadapi tekanan hidup ini.

  • Tipe Pertama
Tipe Kayu Rapuh. Sedikit tekanan saja membuat manusia ini patah arang. Orang macam ini kesehariannya kelihatan bagus. Tapi, rapuh sekali di dalam hatinya. Orang ini gampang sekali mengeluh pada saat kesulitan terjadi.

Sedikit kesulitan menjumpainya, orang ini langsung mengeluh, merasa tak berdaya, menangis, minta dikasihani atau minta bantuan. Orang ini perlu berlatih berpikiran positif dan berani menghadapi kenyataan hidup. 

Majalah Time pernah menyajikan topik generasi kepompong (cacoon generation). Time mengambil contoh di Jepang, di mana banyak orang menjadi sangat lembek karena tidak terbiasa menghadapi kesulitan. Menghadapi orang macam ini, kadang kita harus lebih berani tega. Sesekali mereka perlu belajar dilatih menghadapi kesulitan. Posisikan kita sebagai pendamping mereka.

  • Tipe Kedua
Tipe Lempeng Besi. Orang tipe ini biasanya mampu bertahan dalam tekanan pada awalnya. Namun seperti layaknya besi, ketika situasi menekan itu semakin besar dan kompleks, ia mulai bengkok dan tidak stabil. Demikian juga orang-orang tipe ini. Mereka mampu menghadapi tekanan, tetapi tidak dalam kondisi berlarut-larut.

Tambahan tekanan sedikit saja, membuat mereka menyerah dan putus asa. Untungnya, orang tipe ini masih mau mencoba bertahan sebelum akhirnya menyerah. Tipe lempeng besi memang masih belum terlatih. Tapi, kalau mau berusaha, orang ini akan mampu membangun kesuksesan dalam hidupnya.

  • Tipe Ketiga
Tipe Kapas. Tipe ini cukup lentur dalam menghadapi tekanan. Saat tekanan tiba, orang mampu bersikap fleksibel. Cobalah Anda menekan sebongkah kapas. Ia akan mengikuti tekanan yang terjadi.
Ia mampu menyesuaikan saat terjadi tekanan. Tapi, setelah berlalu, dengan cepat ia bisa kembali ke keadaan semula. Ia bisa segera melupakan masa lalu dan mulai kembali ke titik awal untuk memulai lagi.

  • Tipe Keempat
Tipe Manusia Bola Pingpong. Inilah tipe yang ideal dan terhebat. Jangan sekali-kali menyuguhkan tekanan pada orang-orang ini karena tekanan justru akan membuat mereka bekerja lebih giat, lebih termotivasi, dan lebih kreatif. Coba perhatikan bola pingpong. Saat ditekan, justru ia memantuk ke atas dengan lebih dahsyat. Saya teringat kisah hidup motivator dunia Anthony Robbins dalam salah satu biografinya.

Untuk memotivasi dirinya, ia sengaja membeli suatu bangunan mewah, sementara uangnya tidak memadai. Tapi, justru tekanan keuangan inilah yang membuat dirinya semakin kreatif dan tertantang mencapai tingkat finansial yang diharapkannya. Hal ini pernah terjadi dengan seorang kepala regional sales yang performance- nya bagus sekali.

Bangun Network

Tetapi, hasilnya ini membuat atasannya tidak suka. Akibatnya, justru dengan sengaja atasannya yang kurang suka kepadanya memindahkannya ke daerah yang lebih parah kondisinya. Tetapi, bukannya mengeluh seperti rekan sebelumnya di daerah tersebut. Malahan, ia berusaha membangun netwok, mengubah cara kerja, dan membereskan organisasi. Di tahun kedua di daerah tersebut, justru tempatnya berhasil masuk dalam daerah tiga top sales.

Contoh lain adalah novelis dunia Fyodor Mikhailovich Dostoevsky. Pada musim dingin, ia meringkuk di dalam penjara dengan deraan angin dingin, lantai penuh kotoran seinci tebalnya, dan kerja paksa tiap hari. Ia mirip ikan herring dalam kaleng. Namun, Siberia yang beku tidak berhasil membungkam kreativitasnya.

Dari sanalah ia melahirkan karya-karya tulis besar, seperti The Double dan Notes of The Dead. Ia menjadi sastrawan dunia. Hal ini juga dialami Ho Chi Minh. Orang Vietnam yang biasa dipanggil Paman Ho ini harus meringkuk dalam penjara. Tapi, penjara tidaklah membuat dirinya patah arang. Ia berjuang dengan puisi-puisi yang ia tulis. A Comrade Paper Blanket menjadi buah karya kondangnya.

Nah, pembaca, itu hanya contoh kecil. Yang penting sekarang adalah Anda. Ketika Anda menghadapi kesulitan, seperti apakah diri Anda? Bagaimana reaksi Anda? Tidak menjadi persoalan di mana Anda saat ini.
Tetapi, yang penting bergeraklah dari level tipe kayu rapuh ke tipe selanjutnya. Hingga akhirnya, bangun mental Anda hingga ke level bola pingpong. Saat itulah, kesulitan dan tantangan tidak lagi menjadi suatu yang mencemaskan untuk Anda. Sekuat itukah mental Anda?


Monday, 30 May 2016

Manfaat Tomat untuk Kesehatan dan Kecantikan

Tomat, semua orang pasti mengenal buah satu ini. Buah yang dalam bahasa latin dikenal dengan Licopersicum esculentum. Buah yang tanpa kenal musim ini ternyata mengandung beragam nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Beragam penelitian menunjukan, tomat bermanfaat untuk kesehatan jantung serta penangkal radikal bebas.

Banyak varietas buah tomat, seperti tomat buah yang berukuran besar, tomat sayur dengan ukuran lebih kecil dan tomat ceri yang hanya sebesar kelereng. Apapun jenisnya, tomat mengandung unsur gizi yang hamper sama, yakni kaya akan vitamin A, vitamin C, mineral, serat dan zat fitonutrien.

Kaya Antioksidan
Keisitimewaan lain buah tomat adalah tinginya kandungan likopen. Selain memberikan warna merah pada buah tomat, likopen terbukti efektif sebagai zat antioksidan. Likopen juga dapat menurunkan risiko terkena kanker, terutama kanker prostat, lambung, tenggorokan dan usus besar. Kandungan asam klorogenat dan asam p-kumarat di dalam tomat mampu melemahkan zat nitrosamin penyebab kanker. Vitamin A yang terkandung di dalam tomat sangat baik untuk kesehatan mata.

Tomat juga banyak dimanfaatkan di dalam industri kecantikan, banyak masker dan pil anti penuaan yang berbahan dasar tomat. Bukan tanpa alasan, pigmen likopen memang terbukti efektif sebagai antioksidan. Zat lain seperti tomatin di dalam tomat bersifat sebagai antiinflamasi, yaitu dapat menyembuhkan luka dan jerawat. Jika Anda demam, tomat juga mempunyai sifat antipiretik alias penurun demam. Sementara serat yang tinggi di dalam tomat mampu mengatasi ganguan pencernaan seperti sembelit dan wasir.

Cegah Penggumpalan Darah
Manfaat tomat sebenarnya sudah di teliti sejak lama, seperti penelitian DR. John Cook Bennet dari Wiloughby University, Ohio, yang dilakukan pada November 1834. Hasil penelitiannya menunjukkan tomat dapat mengobati ganguan pencernaan, diare, memulihkan fungsi lever dan serangan empedu. Peneliti lain dari Rowett Research Institute di Aberdeen, Skotlandia, menemukan gel berwarna kuning yang menyelubungi biji tomat dapat mencegah penggumpalan dan pembekuan darah penyebab stroke dan penyakit jantung. Tomat juga mampu memulihkan lemah syahwat dan meningkatkan jumlah sperma serta menambah kegesitan gerakannya.

Dimasak Lebih Baik
Mengkonsumsi buah tomat sebaiknya dimasak terlebih dahulu. Seperti yang terungkap dari penelitian badan pangan dunia FAO-WHO. Hasil penelitian lembaga ini menunjukan jika kandungan likopen tidak rusak dan jumlahnya tidak jauh berubah selama pemanasan. Bahkan kandungan likopen akan meningkat 10 kali lipat ketika tomat diolah menjadi saus atau pasta tomat.
Likopen merupakan bagian dari karotenoid yang larut dalam lemak, namun likopen yang larut di dalam lemak justru sulit di serap oleh tubuh. Karenanya, disarankan mengolah tomat dengan cara di rebus atau dikukus. Mengkonsumsi sebaiknya pilih yang tomat organik. Tomat organik lebih sehat karena bebas dari residu kimia, baik dari pupuk dan pestisida. Tomat dari hasil organik juga lebih tinggi kandungan kalsiumnya, sekitar 23 mg dibandingkan tomat unorganik yang hanya mengandung 5 mg kalsium. Teks & Foto: Budi Sutomo

Tabel Kandungan Gizi Tomat/100g
  • Tomat Masak
  • Kalori 20 kal
  • Protein 1.0 g
  • Lemak 0.3 g
  • Karbohidrat 4.2 g
  • Kalsium 5 mg
  • Vitamin A 1500 SI
  • Viamin C 40 mg
Hasil penelitian lain mengenai Tomat :
Sejumlah peneliti Inggris telah menemukan bahwa menambahkan tomat yang dimasak ke dalam makanan setiap hari meningkatkan kemampuan kulit untuk melindungi diri dari sinar ultra-violet yang berbahaya.

Para peneliti di University of Manchester dan University of Newcastle menemukan bahwa menambahkan lima sendok makan pasta tomat pada makanan harian pada 10 sukarelawan dapat membantu menghindari kerusakan kulit dengan menyediakan perlindungan terhadap dampak sinar ultra-violet. Sebagaimana diketahui, kerusakan akibat sinar itu dapat mengakibatkan penuaan dini dan bahkan kanker kulit.

Pada studi tersebut, para peneliti memberi 10 sukarelawan sebanyak 55 gram pasta tomat standar yang berisikan kandungan tomat yang dimasak dan 10 gram minyak zaitun setiap hari, sementara 10 peserta lagi hanya diberikan minyak zaitun.

Setelah tiga bulan, contoh kulit dari kelompok yang diberikan tomat memperlihatkan mereka memiliki 33% tambahan perlindungan dari terbakar sinar matahari, sama dengan faktor sangat sedikit krim pelindung dari sinar matahari, dan tingkat prokolagen yang jauh lebih tinggi. Prokolagen merupakan molekul yang menyusun kulit dan menjaganya agar tetap kenyal.

Studi tersebut menunjukkan antioksidan kuat likopen yang ditemukan pada konsentrasi paling tingginya ketika tomat telah dimasak, berada di balik manfaat nyata itu.

"Makanan tomat meningkatkan secara bermakna tingkat prokolagen di kulit. Peningkatan ini menunjukkan potensi pembalikan proses penuaan kulit," kata Lesley Rhodes, ahli ilmu penyakit kulit di University of Manchester.

Namun peneliti mengingatkan bahwa tomat mesti dipandang sebagai tambahan yang bermanfaat dan bukan sebagai pilihan bagi krim pelindung dari sinar matahari.

Peneliti itu mengatakan studi tersebut lebih kecil dan singkat, dan mereka sekarang mempertimbangkan untuk melakukan penelitian baru mengenai manfaat likopen bagi kulit.


Manfaat Air Putih

Di Jepang sekarang ini sangat popular sekali trend minum air segera setelah Bangun pagi. Apalagi test ilmiah telah membuktikan keampuhannya. Kami memberikan deskripsi penggunaan air kepada pembaca kami dibawah ini. Terapi air ini telah dibuktikan sukses oleh kumpulan pengobatan Jepang untuk penyakit lama dan serius dan juga penyakit modern. 


Penyakit-penyakit tersebut adalah sebagai berikut : 

sakit kepala, sakit badan, system jantung, arthritis, detak jantung cepat, epilepsi, kelebihan berat badan, asma bronchitis, penyakit ginjal dan urin, muntah-muntah, asam lambung, diare, diabetes, susah buang air besar, semua penyakit mata, rahim, kanker, datang bulan lancar, dan penyakit telinga, hidung dan kerongkongan.

METODE TERAPI :
  1. Setelah anda bangun pagi sebelum mengosok gigi, minum 4 x 160 gelas air
  2. Gosok dan bersihkan mulut tetapi jangan makan ataupun minum apapun selama 45 menit
  3. Setelah 45 menit anda boleh makan dan minum seperti biasa 
  4. Setelah 15 menit sarapan, makan siang dan makan malam, jangan makan ataupun minum apapun selama 2 jam
  5. Untuk anda yang tua ataupun sakit dan tidak dapat minum 4 gelas air pada saat mulai bisa digantikan dengan meminum sedikit air terlebih dahulu dan kemudian ditingkatkan secara berkala hingga 4 gelas per hari
  6. Metode di atas adalah terapi untuk mengobati penyakit dari orang yang sakit dan orang lain dapat menikmati hidup yang sehat.
Daftar berikut adalah jumlah hari yang dibutuhkan untuk terapi pengobatan/control/ mengurangi penyakit utama:
  1. Tekanan darah tinggi (30 hari)
  2. Asam lambung (10 hari)
  3. Diabetes (30 hari)
  4. Susah buang air besar/konstipasi (10 hari)
  5. Kanker (180 hari)
  6. Tuberculosis (90 hari)
  7. Pasien arthritis disarankan untuk mengikuti terapi diatas ini hanya 3 hari pada minggu pertama dan dari minggu kedua dan seterusnya – setiap hari

Metode pengobatan ini tidak mempunyai efek samping, tetapi pada saat pelaksanaan pengobatan ini anda mungkin akan buang air beberapa kali. Adalah lebih baik jika kita melanjutkan terapi ini dan menjadikan prosedur ini sebagai rutinitas kerja dalam kehidupan kita. Minum air dan tetap sehat dan aktif.

Hal ini masuk akal…. orang Cina dan Jepang minum teh hangat pada saat makan mereka … bukan air dingin. Mungkin sudah waktunya kita mengadopsi kebiasaan minum mereka sewaktu makan !!!

Untuk yang suka minum air dingin, artikel ini mungkin berguna untuk Anda. Adalah enak untuk minum minuman dingin setelah makan. Bagaimanapun, air dingin akan memadatkan minyak yang anda konsumsi. Ia akan memperlambat pencernaan.

Sekali "kotoran" ini bereaksi dengan asam, ia akan dipecah dan diserap oleh intestine lebih cepat daripada makanan padat. Ia akan berbaris dalam usus besar. Dengan cepat, ini akan berubah menjadi lemak dan menjadi pemicu kanker. Adalah sangat bagus untuk minum sup hangat ataupun air hangat setelah makan.

Pesan yang serius untuk serangan jantung:
  1. Wanita seharusnya tahu jika tidak semua simptom serangan jantung adalah sakit pada lengan kiri.
  2. Berhati-hatilah terhadap sakit yang sangat pada garis rahang
  3. Kamu mungkin tidak pernah merasakan sakit pertama pada dada selama serangan jantung 
  4. Pusing dan keringat berlebihan merupakan simptom pada umumnya
  5. 60% dari orang mengalami serangan jantung ketika mereka sedang tidur tetapi tidak bangun lagi.
  6. Sakit pada rahang dapat membangunkan anda dari tidur yang lelap. Mari berhati-hati dan sadar. Makin banyak kita tahu, kesempatan bertahan hidup menjadi lebih besar
Seorang ahli jantung berkata "jika semua orang yang mendapatkan artikel ini melanjutkan pengiriman kepada semua orang yang mereka kenal, anda akan bisa pastikan kita akan menyelamatkan setidaknya satu nyawa."

Benar atau tidak ? mari kita ambil sisi positifnya…..

Tuesday, 24 May 2016

Rahasia Sukses Orang Tionghoa

Apa rahasia sukses orang Tionghoa, khususnya orang Hokian ?
Buku yang mengupas tentang rahasia keberhasilan orang-orang Tionghoa asal Hokian banyak dikupas. Konon orang-orang Tionghoa asal suku Hokian memiliki falsafah yang disebut 3C untuk kesuksesan mereka.

3C tersebut adalah :

‎​1.Cengli.
Kalau ingin sukses, cara kita bekerja mesti cengli alias adil. Dengan kata lain kita harus jujur, tidak curang dan bisa dipercaya. Bukan licik. Berikan orang lain haknya. Jangan menekan orang lain. Ini membuat banyak orang suka bekerja sama dengan kita. Semakin dipercaya, maka pintu pun semakin terbuka lebar bagi kesuksesan kita.

2. Cincai.
Artinya orang yang mudah memberi, tidak terlalu banyak perhitungan dan bukan tipe orang yang sulit berbagi. Orang yang cincai juga menunjukkan kerendah hatiannya. Uniknya, orang-orang yang mudah memberi seperti ini juga mudah mendapat. Dari sudut pandang Firman TUHAN, maka itulah yang disebut hukum tabur tuai. Sebaliknya jika termasuk orang yang sulit berbagi, pelit, terlalu banyak perhitungan baik dengan Tuhan maupun sesama, maka berkat juga susah turun untuk orang-orang seperti ini. Jangan menahan hak orang lain !

3. Coan.
Artinya orang kerja adalah wajar kalau mengharapkan keuntungan, apreasiasi dan imbalan yg sepadan. Namun, fokus utamanya bukan apa yang kita dapatkan, tapi apa yang kita berikan. Dengan memberikan, orang lain akan mendapatkan dan kita juga mendapatkan berkah kembali. Kita harus sering mengajukan pertanyaan dalam diri kita, apakah yang kita lakukan sudah sebanding dengan apa yang kita dapatkan ? Apakah kualitas dan kontribusi kita sebanding dengan hasil yang kita terima ? Jadi, perhatikan untuk memberi dulu selalu !

Ketiga uraian di atas adalah 3C yang harus dilakukan. 

Tapi orang Hokian juga punya pantangan dalam bekerja atau berbisnis yang juga disebut dengan 3C. C yang pertama adalah Ciok (hutang). Hutang kalau bayar tidak apa-apa (hutang termasuk memberikan yang jadi hak orang lain), tapi jadi repot kalau menjadi C yang kedua yaitu Ciak (dimakan saja, termasuk menekan dan tidak memberikan hak org lain). Lebih tidak tanggung jawab lagi kalau kemudian orang tersebut melakukan C yang ketiga yaitu Cao (lari).

Semoga rahasia sukses ala suku Hokian ini, meskipun bernada humor, bisa menjadi inspirasi bagi kita semua !


11 Aturan Dasar Membesarkan Anak ala Nanny Stella

Penonton setia acara Nanny 911 pasti tak asing dengan nama Nanny Stella. Acara ini memiliki banyak penonton karena para nanny yang terlibat harus membantu keluarga tersebut mencapai kerja sama dan mengubah kekacauan menjadi ketenangan hanya dalam waktu 7 hari.
Beberapa waktu lalu, Nanny Stella mengunjungi Jakarta untuk berbagi 11 aturan dasar (11 Commandments) dalam membesarkan anak. Aturan-aturan ini ia buat bersama salah seorang sahabatnya, Nanny Deb, yang juga ikut dalam acara tersebut. Pengalamannya selama kurang lebih 15 tahun dalam mengasuh anak, ditambah pendidikannya selama 2 tahun di National Nursery Education

Board membuatnya percaya diri untuk menerbitkan 11 aturan dasar ini. Menurutnya, aturan dasar ini lintas usia, lintas negara, tidak situasional, tidak emosional, absolut, dan dibuat untuk menghindari tindakan-tindakan buruk yang bisa saja terjadi di masa mendatang.

Berikut adalah 11 aturan tersebut, yang disampaikan Nanny Stella dalam seminarnya di JITEC, Mangga Dua Square, Jakarta, Sabtu (7/12/09) lalu.

1. Bersikap konsisten
Tidak artinya tidak. Ya, artinya ya. Jika Anda ingin memberlakukan "timeout" kepada anak Anda, lakukanlah. Jangan berhenti atau membatalkan hal tersebut hanya karena ada gangguan.

2. Setiap tindakan punya konsekuensi
Tingkah laku yang baik mendapat imbalan. Tingkah laku buruk mendapat hukuman. Berikan penjelasan jika memang ada imbalan untuk sesuatu yang baik yang ia lakukan, atau hukuman jika ia melakukan kesalahan. Misal, Anda sekeluarga akan berlibur ke tempat liburan yang menyenangkan jika anak bisa meraih angka bagus di rapor. Atau, jika malas belajar, ia akan tinggal kelas.

3. Katakan seperti apa yang Anda inginkan
Berpikirlah sebelum bicara, atau rasakan akibatnya. Jika si anak pernah melanggar perintah Anda, maka hukumannya pun harus jelas, dan Anda harus melakukan hukuman tersebut. Jika Anda melanggar sistem ganjaran Anda sendiri, maka si anak akan terbiasa mengabaikan hukuman yang Anda tetapkan untuk hal-hal lain. Bersiaplah, karena hal ini akan berujung pada pembangkangan.

4. Orangtua bekerja sama sebagai satu tim
Kalau Anda dan pasangan tidak saling setuju dalam satu hal, anak Anda tidak akan tahu siapa yang harus ia dengarkan. Hasilnya, ia tak akan mendengarkan siapa pun. Ini tak hanya berlaku untuk Anda dan pasangan saja, tetapi juga untuk semua orang yang berada di tempat Anda membesarkan si anak. Entah itu pengasuh, ibu-ayah, kakek-nenek, paman-bibi, semua yang terlibat dengan si anak. Jangan sampai ada yang memiliki kata-kata yang saling bertolak belakang, karena anak bisa bingung dan malah berakibat buruk baginya.

5. Jangan berjanji jika tak bisa ditepati
Kalau Anda menjanjikan sesuatu kepada si anak, pastikan janji tersebut terpenuhi. Jika Anda tak pasti bisa memberikan janji tersebut kepada anak, lebih baik jangan dikatakan. Karena ingkar janji bisa jadi hal yang sangat menyakitkan untuk anak.

6. Dengarkan anak-anak Anda
Akui perasaan mereka. Katakan, "Ibu mengerti", tapi ucapkan dengan sungguh-sungguh, lalu luangkan waktu untuk benar-benar mendengarkan Anda. Karena mereka butuh orang yang bisa dan mau mendengarkan keluh-kesah mereka. Jika mereka bersandar kepada orang yang salah, hasilnya bisa menjadi hal yang tak benar untuknya. Cobalah untuk menjadi sahabat mereka dan dengarkan apa yang mereka rasakan. Rasakan nikmatnya menjadi orang terdekat yang mengerti mereka.

7. Tentukan rutinitas
Rutinitas membuat anak Anda merasa aman dan memberi struktur terhadap waktu yang mereka miliki. Namun tak selalu berarti harus mengikuti jadwal sesuai jam. "Rutinitas itu penting, agar anak-anak jadi tahu apa yang akan mereka lakukan selanjutnya. Tak perlu berdasarkan jam, berdasarkan rutinitas juga bisa. Dengan demikian mereka belajar keteraturan. Misalnya, usai bermain di sore hari, mereka mandi, makan malam, sikat gigi, cuci kaki, lalu tidur," ujar Nanny Stella.

8. Rasa hormat berlaku dua arah
Kalau Anda tidak menghormati anak Anda, mereka tidak akan menghormati Anda. Hukumnya "perlakukan orang lain seperti Anda ingin diperlakukan". Menghormati mereka dengan memberikan apa yang menjadi hak mereka tanpa menunda, juga mendengarkan apa yang mereka ingin katakan.

9. Penguatan positif lebih baik dari penguatan negatif
Sanjungan, pujian, dan kebanggaan jauh lebih bermanfaat daripada bersikap nyinyir, negatif, dan mengacuhkan. Lebih baik mengucapkan penguatan positif kepadanya untuk menyampaikan maksud Anda, bukan menunjuk ke suatu kata sifat yang melabeli. Misalnya, "Mama senang sekali melihat usaha kamu meningkatkan nilai Matematika kamu" lebih baik ketimbang, "Kamu pintar. Nilai Matematika kamu sudah naik 1 angka di rapor". Ketika Anda melabeli suatu titik, ia akan berhenti di sana dan tidak berusaha untuk berkembang.

10. Tingkah laku adalah hal yang universal
Tingkah laku yang baik diterima oleh siapa pun. Contohkan padanya untuk mengucapkan "terima kasih, tolong, atau maaf" kepada orang-orang yang bersinggungan. Di mana pun, sopan-santun selalu diperlukan. Ajarkan tata krama kepadanya lewat tindakan Anda. Anak seperti kaset kosong yang merekam apa pun yang mereka lihat dari orang-orang, atau apa yang ia saksikan. Maka, berikan contoh terbaik kepadanya. 

11. Definisikan peran Anda sebagai orangtua
Bukan tugas Anda untuk membuat anak menempel pada Anda. Tugas Anda adalah mempersiapkan anak untuk menghadapi dunia luar, dan membiarkannya menjadi diri sendiri. Jangan selalu menempel dan membantunya mengerjakan segala hal. Sesekali ia pun harus belajar menghadapi rasa sakit hati, rasa gagal, juga rasa tak mampu. Ini penting agar ia bisa mencari jalan untuk mengatasi keterbatasannya.