Kita tahu bahwa kita akan selalu belajar dan belajar dalam mengarungi hidup ini. Dengan bertambahnya waktu, pengetahuan kita pastilah selalu bertambah. Tapi terkadang kita hanya sibuk dengan diri kita sendiri akan pencarian jati diri atau pencarian sesuatu yang semu. Padahal kalau kita mau menyadari, kita bisa mengetahui terlebih dahulu tanpa harus melakukan.
Misalnya seperti ini. Kita sedang bepergian ke suatu tempat. Tapi ternyata di tengah jalan kita menemui seseorang. Orang tersebut memberitahukan bahwa beberapa meter lagi akan ada lubang besar. Kita tahu bahwa secara langsung kita tidak tahu dan bisa dikatakan kita tidak langsung percaya saja. Karena kita terlalu suka akan tantangan, resiko. Atau mungkin kita sudah tidak tahu diri?.
Memang sulit untuk menjabarkan sesuatu hal yang berbau dengan pembuktian sesuatu ataupun pembuktian diri. Selain kita suka yang instan - instan, kadang jiwa "sok" petualang itu kerap muncul. Apalagi kalau kita menyebut hal itu adalah sebuah pengalaman hebat. Adakalanya pepatah, "Pengalaman adalah guru yang baik" tidak berlaku disini. Kita bisa melakukan sesuatu tanpa kita langsung mencobanya, paling tidak bisa meminimalkan resiko yang ada. Contohnya, seorang pengusaha. Bayangkan jika dia tidak malu untuk membaca buku, bertanya dengan orang yang relevan pada keahliannya, tentu saja dia akan mudah sukses. Karena beberapa pengalaman tidak harus dia dapatkan sendiri, tapi bisa diperoleh dari tempat lain.
Coba kita renungkan, selain suka petualangan cobalah untuk kembali instan.
0 komentar:
Post a Comment