Indahnya Berbagi Pengetahuan

Kata-kata Hikmah

Mata adalah penuntun, dan hati adalah pendorong dan penuntut. Mata memiliki kenikmatan pandangan dan hati memiliki kenikmatan pencapaian. Keduanya merupakan sekutu yang mesra dalam setiap tindakan dan amal perbuatan manusia, dan tidak bisa dipisahkan antara satu dengan yang lain.

Kata-kata Hikmah

Hidup hanya Sekali dan Mati itu Pasti. Semuanya akan dipertanggung jawabkan kelak di akhirat. Dimanakah kamu berdiri dan dimana kamu berpihak?.

Kata-kata Hikmah

Barangsiapa yang bersandar pada hartanya, ketahuilah bahwa sewaktu-waktu ia akan miskin. Barangsiapa yang bersandar pada harga diri, ketahuilah bahwa suatu saat ia akan hina. Barangsiapa yang bersandar pada akalnya, maka ia akan tersesat. Namun, Barangsiapa yang bersandar pada Allah, sesungguhnya dia tak akan pernah miskin, hina, dan tersesat. (Ali bin Abi Thalib)

Kata-kata Hikmah

Tinggalkanlah yang membuatmu ragu kepada yang tidak ragu. Seseungguhnya jujur itu ketenangan dan bohong itu keraguan {HR at-Tirmidzi}.

Kata-kata Hikmah

Orang yang sukses adalah mereka yang berhasil mengenali, menggali, dan memompa seluruh potensi diri, sehingga mampu menggagas karya-karya dan ide-ide terbaik demi kemaslahatan umat.

Wednesday, 1 June 2016

Asal Usul Feng Shui

Mulanya feng shui untuk hidup harmoni. Lantas menjadi tradisi dan menyeruak di antara kemajuan teknologi. Beradu dengan ilmu pasti menakar hoki. Anda pun dapat mengetahui apa saja yang dipakai dalam menafsir feng shui. Istilah feng shui (Mandarin) atau hong shui (dialek Hokian) secara harfiah berarti "angin" (feng) dan "air" (shui). Kedua kata yang kian populer dalam kehidupan modern ini merujuk pada praktik tradisional etnis Tionghoa dalam tata ruang agar manusia hidup harmoni dengan alam.

Secara sederhana feng shui merujuk pada ide menyadap aliran chi (energi). Ong Hean Tatt dalam Huang Di´s Origin of Feng Shui Landscape mendefinisikan feng shui sebagai satu bentuk seni bangsa Tionghoa yang mengaitkan bentuk-bentuk fisik tanah dan bangunan dengan energi-energi yang bermanfaat atau yang merusak, yang bisa secara positif atau negatif memengaruhi kesejahteraan, peruntungan, dan kebahagiaan manusia.

Alam semesta orang Tionghoakuno bersifat naturalis yang ditandai dengan keteraturan. Laurence G. Thompson menyebutkan tiga ciri menonjol dalam masyarakat kuno. Pertama, proses siklus, seperti siang berganti malam. Kedua, proses pertumbuhan dan penyusutan. Contoh membesar dan mengecilnya bulan. Ketiga, sifat bipolaritas alam. Ketiga hal itulah yang menurunkan prinsip-prinsip feng shui. Hal itu dapat kita temui dalam konsep Yin-Yang dan simbol Tai Chi.

Akar feng shui bersifat naturalis dan tumbuh dari cara hidup pertanian primitif. Nasib manusia sangat terikat dengan perubahan serta siklus langit dan bumi yang memengaruhi cuaca, ketersediaan air, banjir, kesuburan tanah, dan sinar matahari. 

Bagi pendukungnya, feng shui dianggap berpengaruh bagi kesehatan, kemakmuran, dan hubungan personal. Sebaliknya para pengkritiknya memandangnya sebagai ilmu semu (pseudoscience) . Banyak praktisi feng shuimenyatakan bahwa pemahaman tentang aliran chi di kosmos dan bentang bumi memungkinkan seseorang membaca masa depan. Menurut mereka, kemampuan menjaring dan mengumpulkan chi yang bermanfaat serta membelokkan chiyang membawa celaka (saichi) membuat seseorang atau keturunannya dapat menikmati tiga berkat besar: kesehatan, kebahagiaan, dan kemakmuran.

Tujuan dasar feng shui adalah membantu manusia selaras dengan lingkungan mereka sehingga kesejahteraan mereka otomatis meningkatkan. Caranya, seperti dikutip Eva Wong dalam What is Feng Shui, dengan meningkatkan aliran energi positif dan menetralisir atau menghindari energi negatif atau yang merusak dengan memanipulasilingkun gan fisik.

Sejarah dan Dinamika Feng Shui 

Menurut konsultan feng shui Liem Fuk, ilmu feng shui sudah dikenal pada masa kekaisaran Huang pada 2700 SM. "Pada masa raja Wen Wang di zaman dinasti Chou, ilmu astronomi dikembangkan menjadi ilmu pengetahuan seperti: astrologi, feng shui, seni, pengobatan, dsb. Pengetahuan ilmu feng shui melalui proses yang panjang. Menjelang runtuhnya dinasti Han pada 220 rumusan Wu Xing(Lima unsur) dalam feng shuiditemukan dan dikembangkan secara luas untuk pengetahuan dan seni," tambah pria dari Solo ini. 

Sementara Daniel Tong dalam Feng Shui, Ramalan Chi-na dan Alkitab (Penerbit ANDI, 2008), menyebutkan salah satu petunjuk awal tentang feng shui tercatat dalam kitab kuno Li Ji atau Kitab Ritual (600SM) yang bicara tentang Ching Yang (pola ruang istana) dan Ming Tang(susunan tempat duduk para pejabat). Feng shui mulai berkembang menjadi kajian ilmu pada masa Dinasti Sung (960-1279M). Menurut Liem Fuk, setelah dinasti Sung runtuh dan China dijajah bangsa Mongol/dinasti Yuan (1271-1368), ilmu feng shui keluar dari istana. Sejak itu feng shui banyak dikenal dan dipelajari oleh masyarakat luas. Kemu-dian dinasti Yuan dikalahkan oleh suku Tiongkok asli yang dikenal dengan dinasti Ming (1368-1644). 

"Pada saat kepemimpinan dinasti Ming, feng shui kembali masuk ke dalam lingkup kerajaan dan berkembang luas. Keturunan raja pun memanfaatkan ilmu feng shui untuk membangun. Contohnya Makam 13 Raja dan IstanaKota Terlarang. Pada masa kerajaan Ming berkuasa rakyatnya hidup makmur. Kebudayaan dan ilmu pengetahuan juga berkembang pesat hingga tersohor ke mancanegara, " papar Liem Fuk.Dinasti Ming akhirnya hancur setelah generasi ke-16 dan dikuasai oleh Mancuria (Qing, 1644-1911), tetapi feng shui masih terus berkembang dan dimi-nati banyak orang hingga sekarang. 

Sementara itu, di negeri kelahirannya, sejak berdirinya Republik Rakyat China (RRC) pada 1949, feng shui secara resmi dipandang sebagai "praktik takhayul feodalistik" . Pada masa Revolusi Kebudayaan feng shuimasuk daftar 4 Ajaran Kuno (Four Olds) yang harus dilenyapkan. Praktisi feng shui dianiaya dan karya mereka dibakar oleh Tentara Merah. Sepeninggal Mao Zedong dan berakhirnya Revolusi Kebudayaan, penguasa RRC bersikap lebih toleran, namun larangan praktik feng shui masih berlaku hingga kini.

Perkembangan Ilmu Feng Shui 

Daniel Tong memaparkan bahwa secara garis besar ilmu feng shui terbagi dala dua aliran utama, yaitu Aliran Bentuk atau Konfigurasi (Xing Shih)dan Aliran Kompas.Ada pendapat bahwa pada mulanya Aliran Bentuk juga dikenal sebagai Aliran Feng Shui karena berfokus pada manipulasi pola tanah, angin, dan air. Aliran ini didirikan oleh Yang Kwang Tsung (840-888), ahli feng shui istana di Provinsi Kiangsi.

Aliran Bentuk menekankan pada "nafas" dan "garis bentuk benda-benda" . Pengertian "nafas" mengacu pada lung mai (nadi naga) yaitu saluran tempat chi bergerak dan mengalir ke seluruh bumi. Sedangkan "garis bentuk benda-benda" merujuk pada bentuk struktur tanah di wilayah tertentu (seperti, pegunungan, aliran air) dan ke arah mana semua ¨benda¨ ini menghadap.

Aliran Bentuk berkembang menjadi dua cabang: Klasifikasi Bentuk Tanah (Ti Li) dan Klasifikasi Bangunan (Chai Yuan).Ti Li mengamati bentang tanah di sekitar kita dan berbagai aliran energi yang ada serta hubungannya. Sedangkan Chai Yuan yang didasarkan pemikiran Hsu Jen Wang pada masa dinasti Sung mempelajari aliran energi dalam satu bangunan dan pengaruhnya bagi penghuninya. Aliran ini menggunakan Sistem Bintang Terbang yang menggabungkan ilmu arah hadap dan tahun pembangunan suatu bangunan serta Patkwa untuk memilah energi positif dan negatif. Aliran ini kian berkembang seiring dengan laju urbanisasi meningkatnya kebutuhan properti. Kemungkinan aliran ini yang paling populer di antara warga kota.

Aliran kedua, yaitu Aliran Kompas berakar dari provinsi Fujian. Aliran yang sempat diabaikan ini pamornya dinaikkan oleh Wang Ke pada 960. Aliran ini juga dikenal dengan nama Aliran Arah dan Posisi (Fang Wei), Aliran Fujian, Metode Rumah dan Tempat Tinggal, dan Metode Leluhur Tsung Miao. Prinsip dasarnya adalah hidup orang dipengaruhi kekuatan langit dan bumi yang berhubungan dengan kesejajaran dengan rangkaian pegunungan, arah aliran sungai dan air, serta perubahan musim dan angin.

Ada tiga ciri utama aliran ini, yaitu: penggunaan Lou Pan sebagai alat perhitungan, mengutamakan arah, serta waktu yang paling tepatmemasuki dan mengumpulkan aliran chi untuk memaksimalkan potensi seseorang. Caranya dengan menganalisa Sepuluh Batang Langit, Dua belas Cabang Bumi, dan titik kompas (utara, selatan, timur, barat, dsb).

Istilah dan Peralatan

Dasar dari praktik feng shui adalah konsep Yin-Yang dan chi (energi kosmik). Istilah Yin-Yang secara sederhana adalah negatif-positif. Sementara, chi adalah kekuatan vital alam semesta yang menghidupkan semua kehidupan. Chi dikembangkan dengan membedakan energi yang bersifat negatif (Yin) dan positif (Yang). Filosofi seputar Yin-Yang menyebutkan bahwa Yang bersifat terang, maskulin, penuh kekuatan, sedangkan Yin bersifat gelap, feminin, dan penuh daya serap. Namun bukan berarti Yang baik dan Yin jelek. Secara moral keduanya merupakan kekuatan yang netral dan saling melengkapi, yang muncul secara berdampingan dengan beragam porsi dalam segala sesuatu di dalam diri manusia, alam, dan dunia. 

Prinsip Yin-Yang menekankan bahwa tidak ada Yin atau Yang yang mutlak. Yin akan memiliki sedikit Yang dan sebaliknya, sesuai dengan gambar Tai Chi – bagian hitam terdapat titik putih dan bagian putih ada titik hitam – yang mengilustrasikan prinsip Yin-Yang secara sempurna.Walaupun prinsip Yin-Yang dipandang ampuh dalam menganalisa chi,namun belum cukup untuk menyelami seluruh sifat energi. Sehingga dibutuhkan prinsip 5-Unsur (Wu Xing) yang melihatnya lebih mendalam dengan membaginya menjadi 5 jenis atau sifat energi secara berurutan, mulai dari unsur kayu, api, tanah, besi (atau metal) dan air (lihat gambar). Gabungan dari prinsip Yin-Yang dan 5-Unsur inilah yang menjadi dasar untuk menganalisa sifat energi dalam astrologi China. 

Karakteristik chi lainnya adalah dinamika. Maksudnya, kualitas dan arah chi terus berubah setiap dua jam dalam sehari. Keterkaitan antara ruang, waktu, dan chi dijelaskan dalam istilah 12 Cabang Bumi (yang menandai 12 jam ganda dalam sehari dan 12 arah kompas) dan Sepuluh Batang Langit (yang menyebabkan siklus 60 hari dan 60 tahun dalam kalender China). Hal ini menyiratkan bahwa lokasi feng shui harus terus menerus dinilai kembali. Perubahan yang diperlukan harus dilakukan dengan cara penataan ruangan.Untuk membantu menemukan aliran dan titik akumulasi chi, serta mengarahkan dan menyimpan chi, praktisi feng shui menggunakan berbagai alat, seperti Patkwa, Luo Pan, Mistar Feng shui, Delapan Trigram, 64 Heksagram. IChing, Angka He Tu, dan Kotak Luo Shu.

Patkwa adalah bidang segi delapan dengan 8 rangkaian 3 garis (trigram) dengan simbol Tai Chi seba-gai pusatnya. Patkwa digunakan untuk memetakan bagian dalam bangunan untuk menentukan penempatan perabot sehingga aliran "energi" tidak terhalang dengan cara apa pun.

Trigram adalah tiga garis lurus dan garis patah yang ada di Patkwa dan secara keseluruhan terdiri dari 8 rangkaian. Garis patah-patah menggambarkan Yin, dan garis lurus menggambarkan Yang. Setiap Trigram memiliki 3 garis. Trigram menggam-barkan bumi, manusia, dan langit.

Heksagram mewakili situasi tertentu dalam kehidupan dan tindakan terbaik yang bisa dilakukan untuk menghadapinya. Enam puluh empat heksagram dan kombinasinya dapat diperoleh dari pemaduan 8 Trigram. Cara membaca garis-garis 8 Trigram adalah dari bawah ke atas.

I Ching atau Kitab Perubahan merupakan kumpulan tafsir tentang garis-garis Trigram. Jika dipahami seksama garis-garis itu selalu bergerak, seperti halnya kehidupan. Perlahan berubah menjadi kebalikannya, kemudian kembali ke posisi semula.

Luo Pan juga disebut Kompas Feng Shui merupakan alat utama yang digunakan praktisi feng shui untuk membaca pasang surut aliran chi di suatu tempat. Dengan bentuk bundar dan kompas di tengah, Lou Pan memiliki ring yang jumlahnya bervariasi, berkisar 9 hingga 38.

Angka He Tu dan Kotak Luo Shu adalah sistem ramalan feng shui dengan angka-angka yang memainkan peranan yang sangat penting. He Tu mengacu pada mitos pola-pola di tubuh kuda naga. Penganut ini memandang angka-angka itu bergerak searah jarum jam. Kotak Luo Shu mengacu pada mitos pola-pola pada tempurung kura-kura raksasa. Luo Shuyang diambil dari Patkwa Langit Lanjutan dari Trigram merupakan diagram yang menggambarkan musim.

Menyimak perkembangan dan peralatan yang digunakan dalam praktik feng shui, kesadaran apa yang Anda dapatkan? Maukah bila nasib hidup Anda ditentukan oleh pembacaan letak, garis, dan angka-angka oleh hikmat manusia?


Khasiat Bengkoang



Inilah beberapa khasiat Bangkoang

1. Informasi Tentang Bengkoang 
BENGKOANG KAYA PROTEIN DI AFRIKA? CropBiotech Update (05/11/2007, 11:30:03) 

Bengkoang, tanaman sayuran berumbi yang tumbuh di Amerika Selatan dan Tengah, Asia Selatan, Asia Timur dan Asia Pasifik merupakan suatu sumber protein dan minyak benih yang digunakan dalam industri makanan di wilayah-wilayah ini. Séraphin Zanklan, seorang ilmuwan di Centre Songhai di Porto-Novo, Benin, menyelidiki tanaman bengkoang untuk potensi tumbuhnya dan potensi produksi makanan dalam kondisi iklim Afrika Barat. Dalam sebuah artikel yang akan dipublikasikan dalam jurnal Crop Science, Zanklan melaporkan bahwa terdapat sekitar 34 genotipe bengkoang tumbuh dengan dan tanpa perpindahan bunga pada satu tempat kering dan tempat teririgasi. Dari 33 sifat yang diukur, hampir semua menunjukkan variasi genetika yang besar. Sebagai tambahan, penyebaran yang mudah dari benih-benihnya membuat tanaman ini sangat diinginkan oleh para pemulia. 

2. Penangkal Biang Keringat 
Teriknya matahari musim panas sudah mulai kembali mengakrabi kulit. Tidak hanya menyengat dan membuat kepanasan, kadang keringat yang membanjiri tubuh juga tidak lantas berhenti sampai di situ saja. 

Kulit dan keringat seringkali menjadi satu masalah tersendiri bila sudah masuk musim panas. Mungkin Anda ingat semasa kecil pernah menjadi salah satu anak yang merasa risih dan gatal karena biang keringat. Atau malah mungkin sampai kini pun masalah mengganggu itu kadang kembali mengunjungi saat musim panas tiba? 

Masalah ruam kulit kemerahan dan gatal dan biasanya berbentuk bintil-bintil kecil ini mungkin memang tidak se-crucial seperti rombongan jerawat di wajah, tapi tetap saja mengganggu kan? Menaburinya dengan bedak sambil menggaruk malah bisa-bisa meninggalkan bekas kehitaman pada kulit. Untuk mengatasi masalah itu, alam ini telah memberikan solusi yang sangat jitu. Kami bocorkan resep turun-temurunnya untuk Anda. Yuk, cabut dari kebun sendiri jika ada, atau beli dari pasar, ubi jalar dan bengkoang. 

Mulai meracik! Potong ubi jalar dan bengkoang diparut secukupnya. Tambahkan air pada hasil parutan dan aduk merata. Peras 'adonan' parutan tersebut seperti halnya Anda sedang membuat santan Biarkan air perasan tersebut selama beberapa menit untuk mengendapkan ampasnya. Hasil endapan ampas itu akan berubah menyerupai tepung. 

Aplikasikan: Oleskan tepung endapan ampas tersebut pada daerah kulit Anda yang diserang biang keringat. Lakukan rutin setiap malam sampai biang keringatnya hilang sama sekali. (sukawati) 

3. Setara Kedelai Dalam Menghambat Proses Penuaan 
Staf pengajar Fakultas Kedokteran Undip Semarang Dr. dr. Prasetyowati, Sp.KK di Semarang, Selasa menjelaskan, hasil penelitian terhadap 30 responden yang diberi kapsul berisi ekstrak isoflavon kedelai tempe selama tiga bulan, ternyata kulitnya lebih kenyal dibanding kelompok kontrol yang tidak diberi ekstrak isoflavon. 

Prasetyowati yang akhir pekan lalu meraih gelar doktor atas penelitian isoflavon ini mengemukakan, hormon ekstrogen dalam isoflavon kedelai bisa menghambat penuaan. "Mengonsumsi kedelai untuk menjaga kecantikan selain murah juga aman. Jangan tergiur dengan rayuan iklan yang menjanjikan hasil cepat dengan bahan kimiawi," katanya mengingatkan. 

Karena itu, ia menyarankan kaum hawa menggunakan bahan alami ini sebagai resep menjaga badan tetap sehat dan cantik di usia paruh baya. "Isoflavon selain terdapat pada kedelai, juga ada di bengkoang," katanya. 

Menurut dia, wanita paruh baya setiap hari paling tidak membutuhkan 50-100 miligram isoflavon/hari. Bila setiap 60 gram tempe mengandung 10 mg isoflavon, maka perempuan pada usia senja harus lebih banyak mengonsumsi tahu dan tempe. Ia menambahkan, kasiat isoflavon bukan hanya berguna bagi kaum Hawa. Bagi pria, menurut Prasetyowati, pemberian kapsul isoflavon pada kaum Adam bisa mencegah kanker prostat. 

"Jadi, kaum Hawa dan kaum Adam yang memasuki usia 40 tahun, disarankan lebih banyak makan tahu dan tempe atau bengkoang yang banyak mengandung isoflavon," katanya. (Ant/OL-1) 

4. Sembuhkan Bisul, 12 February 2005 
Ajaibnya, entah karena sudah bosan menghinggapi saya atau ada sebab musabab lainnya, bisul-bisul itu pelan-pelan menghilang, tak lagi tumbuh di tubuh saya. Tahun 2000 lalu, ketika banyak orang memusatkan perhatian pada bakal datangnya milenium baru, saya justru kena musibah. Hampir sepanjang tahun itu, bisul selalu menyerang tubuh saya. 

Penyakit yang konon disebabkan oleh darah kotor ini tumbuh silih berganti di sekujur tubuh saya. Ibarat tentara, mereka seperti pasukan Sekutu yang menyerang Irak dari segala penjuru, tanpa pernah khawatir kehabisan pasokan logistik.Bisul itu tumbuh di pantat, kaki, tangan, bahkan kepala. Tentu saja saya pusing tujuh keliling menghadapi serangan ini. Betapa tidak, satu bisul sembuh, yang lainnya tumbuh. Berbagai upaya sudah dicoba untuk menghentikan berkembangnya bisul-bisul tak diundang itu. Namun hasilnya nihil. Di antara terapi yang pernah saya lakukan, menyisipkan garam setelah bisul pecah. Toh, usaha terakhir yang lumayan menyiksa ini pun tak banyak membantu. 

Akhirnya, di tengah keputusasaan, saya mendatangi bidan desa. Sialnya, (barangkali sudah menjadi nasib saya untuk selalu bisulan) stok obat bisul di Puskesmas sedang habis tak bersisa. Alih-alih memberi obat pengganti, Bu Bidan malah menyarankan saya untuk rajin mengonsumsi bengkoang yang pohonnya banyak tumbuh di desa saya. Karena sudah putus asa, saran itu kujalani juga. 

Ajaibnya, entah karena sudah bosan menghinggapi saya atau ada sebab musabab lainnya, bisul-bisul itu pelan-pelan menghilang, tak lagi tumbuh di tubuh saya. Peristiwa itu terjadi sejak saya rajin makan bengkoang. Mungkinkah bengkoang bisa digunakan sebagai pembersih darah, di samping khasiatnya yang telah tersohor sebagai pemutih kulit? Untuk memastikannya, tentu perlu diadakan penelitian medis lebih lanjut. 
Sumber: Intisari

5. Sembuhkan Kecanduan NAPZA, Saturday, 17 November 2007, Jombang.
Pantas bila Guruh Rama Rendra, 33, nyaris putus asa. Bertahun-tahun kecanduan napza (narkotika, psikotropika, dan zat adiktif), lelaki yang tinggal di Jakarta ini bertekad berhenti. Tetapi tidak mudah. Berbagai cara dicoba, Guruh kembali mengonsumsi napza. 

Hampir saja Guruh merelakan nyawanya direnggut pengaruh napza ketika kerabatnya setengah menyeret ke Jombang. Di rumah Bagus Idi Widjoyo, 44, pemuda itu pasrah bongkokan. Entah sudah berapa metode yang dipakai tetapi selalu membuatnya kembali kecanduan. Karena ingin sembuh, Guruh manut dengan cara yang disodorkan Bagus. 

Agak aneh juga ketika pecandu putauw ini melihat Bagus memberi terapi. Dia hanya ditangani dengan bengkoang, bengkoang, dan bengkoang. Buah sederhana yang murah dan mudah didapat ini digunakan sebagai penawar sakauw (sakit karena ketagihan). Pasien, begitu orang seperti Guruh disebut, harus menjalani hidup alami. Artinya, apa yang dimakan dan diminum harus alami. Pasien wajib makan bengkoang, jambu mete, dan minum air kelapa hijau.Tentu sangat sulit beradaptasi dengan makanan alami yang tidak lazim dikonsumsi sehari-hari. Tetapi inilah gaya penyembuhan di Yayasan Qolbin Saliim, Desa Brudu, Kecamatan Sumobito, Jombang. "Semua ada aturannya dan menggunakan doa khusus," kata Bagus. 

Baru setelah pasien bisa diajak berkomunikasi, giliran dilakukan penyembuhan mental. Guruh diajak zikir dan salat. Tak hanya itu, pasien juga diajak bersosialisasi dengan tetangga. Aktivitas sehari-hari menjadi bagian dari terapi. Jadi tak heran bila melihat ada anak muda berwajah kota sedang mengangkut rumput pakan sapi. Mengusap sapi dan merawatnya dengan benar diyakini ikut membantu kesembuhan. 

Sebagai lembaga rehabilitasi narkoba, secara fisik bangunan Yayasan Qolbin Saliim sama sekali tidak istimewa. Surya yang bertandang ke lokasi Rabu (14/11) sore, hanya melihat rumah sederhana dengan cat didominasi warna coklat. Halaman di samping kiri cukup luas. 

Tempat rehabilitasi itu juga sekaligus sebagai rumah tinggal Bagus. Di samping kanan, menyatu dengan bangunan rumah, terdapat musala yang tidak besar, kalau tidak bisa dikatakan mini. Di dalam rumah juga tak terlihat kamar-kamar tempat pasien. Yang ada, justru kandang sapi. 

Di ruang tamu memanjang, tak tampak atribut yang menunjukkan itu adalah pusat rehabilitasi napza yang memiliki banyak pasien dari luar kota. Kamar yang ada hanya ada satu karena dengan cara yang diberikan pada Guruh, Bagus tak bisa menampung banyak. Semua harus ditangani sendiri. 

Karena itu banyak pasien yang memilih "rawat jalan". Tetapi bila ada pasien yang tak tertampung di rumahnya, Bagus memanfaatkan para tetangga untuk dititipi pasien. Ini terutama yang datang dari luar kota yang jauh."Sekarang yang masih ditangani dari Jakarta, Surabaya, dan Tulungagung, " kata Bagus yang baru saja menangani putra salah seorang perwira menengah sebuah instansi di Jatim. "Anak itu sudah sembuh total," imbuhnya. 

Bagus mengelak menyebut angka sebagai biaya pengobatan. Tetapi jelas tidak gratis karena bengkoang, kelapa hijau, dan jambu mete harus dibeli. Bengkoang memang sepele tetapi bila tidak musim bisa keluar masuk pasar mencarinya. Begitu juga kelapa hijau. Yang dibutuhkan bukan kelapa hijau biasa, tetapi yang memiliki kop (kelopak pada pangkal tangkai) dengan warna merah. 

Dengan terapi ini, pasien biasanya sembuh dalam 3-6 bulan. Ikhwal bengkoang, kelapa hijau, dan jambu mete dipelajari dari kakeknya yang menjadi dukun terkenal, Noto. Keahlian alami ini diolah kembali dengan berguru pada Moh Faruk Adenan, Ketua Umum Pusat Yayasan Qolbin Saliim di Sidoarjo. 

Kesembuhan selalu menjadi kebahagiaan bagi pasien dan keluarganya. Tak jarang pasien mendapat "bonus". Para tetangga yang dititipi akhirnya menjadikan pasien sebagai menantu. Malu-malu, Guruh yang sudah dinyatakan sembuh total ini mengaku sudah "diminta" menjadi menantu tetangga Bagus. Tetapi pemuda yang sekarang menjadi wartawan sebuah situs berita bulanan ini belum menyatakan kesanggupan, walau saat ini dia juga belum ingin kembali ke Jakarta./Sutono 

6. Untuk Kecantikan 
Gunakan saja bahan alami untuk merawat kecantikan kulit wajah. Banyak sekali alternatif untuk merawat kondisi kulit wajah agar tetap sehat dan kencang tanpa perlu menguras dana. Siapa yang tidak mau punya kulit putih bersih. Bukan hanya wanita yang mendambakan, kebanyakan pria juga menginginkannya. Seringnya kita beraktifitas sampai-sampai lupa pada kulit. Sengatan sinar matahari adalah musuh terbesar kulit kita. Lebih baik jangan sampai lupa merawat kulit, karena kulit merupakan bagian yang penting pada tubuh. Bengkoang justru yang paling baik untuk urusan warna kulit. Ada beberapa resep kecantikan yang sangat mudah dan murah yang bisa anda lakukan. 

a) Menghilangkan Flek-flek Hitam Bekas Jerawat 
Jerawat merupakan jenis penyakit kulit yang biasa ditemukan di semua kalangan, terutama remaja. Penyebabnya antara lain faktor keturunan, ketidakseimbangan hormon, bakteri, tekanan psikologis, dan cuaca.Umumnya jerawat muncul pada masa remaja, tapi tidak jarang orang dewasa yang mengalaminya. Bagi kaum perempuan jerawat bisa muncul apabila datang haid atau hamil dan bisa muncul di bagian tubuh mana saja, tidak hanya di wajah. Selain itu alergi terhadap obat tertentu juga dapat merangsang tumbuhnya jerawat. 

Munculnya jerawat juga sering dikaitkan dengan konsumsi makanan tertentu seperti kacang-kacangan, cokelat, atau goreng-gorengan. Meski demikian belum ada hasil penelitian yang menguatkan dugaan ini.Semua tipe jerawat baik komedo, jerawat biasa, maupun jerawat batu memang sangat mengganggu. Jerawat jenis komedo dapat dihilangkan dengan masker peel off dari gelatin buatan sendiri. Bahan-bahannya: satu sendok makan bubuk gelatin yang bisa dibeli di pasar swalayan, dua sendok makan susu cair dingin, dan satu butir putih telur. Susu cair dingin dan gelatin dicampur lalu dipanaskan, jaga jangan sampai menggumpal. Setelah leleh, dinginkan sampai hangat, lalu campurkan dengan putih telur. Oleskan adonan tadi ke wajah, kecuali seputar mata dan bibir. 

Yang meresahkan para remaja putri adalah flek-flek hitam di wajah yang ditinggalkan oleh jerawat. Flek-flek hitam di wajah bekas jerawat dapat dihilangkan dengan masker jagung (Zea mays) muda atau bengkoang. Parutan jagung muda atau bengkoang dioleskan ke bagian-bagian yang hitam lalu diamkan sampai mengering. 

b) Masker Wajah 
Wajah yang mulus dan bebas jerawat sudah bikin senang dan puas? Supaya kulit wajah sehat dan oke, jangan lupa ikuti langkah-langkah ini! 

Lakukan perawatan di bawah ini dua minggu sekali, dan rasakan bedanya. 

TERBUAT DARI: Lumpur, rumput laut, bengkoang, atau buah-buahan. COCOK UNTUK: Kulit bermasalah, seperti punggung jerawatan. Oke juga untuk kamu yang aktif dan sering berada di luar ruangan, karena bisa menggantikan nutrisi yang hilang akibat pencemaran udara.HASILNYA: Masker adalah perawatan yang paling intensif karena tidak digosokkan dan didiamkan cukup lama pada kulit. Dibanding lulur dan scrub, khasiatnya lebih terserap sehingga kulit lebih sehat, bersih dan kencang. 

c) Lulur Saat Mandi 
Wajah yang mulus dan bebas jerawat sudah bikin senang dan puas? Eits, tunggu dulu, Bagaimana dengan kulit tubuh, sudah bersih belum? Supaya kulit sehat dan oke, jangan lupa ikuti langkah-langkah ini! 

Lakukan perawatan di bawah ini dua minggu sekali, dan rasakan bedanya. 

Selalu lakukan perawatan setelah mandi, karena pada saat itu pori-pori sedang terbuka sehingga khasiatnya lebih meresap. Selain itu, setelah perawatan, tinggal bilas saja alias tidak perlu mandi lagi! Supaya kotoran dan daki terangkat maksimal, saat melakukan lulur dan scrub, gosok badan dengan gerakan melingkar. 

Lulur TERBUAT DARI: Kunyit, atau bengkoang. Kalau ingin kulit kuning langsat, pilih lulur kunyit, dan pilih bengkoang kalau ingin kulit putih.COCOK UNTUK: Semua jenis kulit, terutama kulit remaja. HASILNYA: Setelah luluran, sel-sel kulit mati beserta kotoran akan hilang, dan kulit akan segera memproduksi sel kulit baru yang sehat secara alami. Kulit jadi bebas daki, halus dan wangi!

d) Memperindah Kantung Mata
Untuk menghilangkan noda hitam pada kantung mata, silakan coba resep berikut: 

* Telur 
* Dua sendok makan madu 
* Bengkoang 

Blender semua menjadi satu. Lalu oleskan dibawah mata Anda, tepatnya dibawah kantung mata. Lakukan dua kali sehari. 


Kembali Ke Habitatnya, Mindset Seorang Karyawan

Suatu hari saya pernah bertemu dengan seseorang, yang pada saat itu mengikuti sebuah kelas entrepreneur dan sangat menggebu-nggebu dan bergairah sekali, terutama dalam membayangkan bisnis dan membangun bisnis. Mulailah impian dirangkai, di susun dan jadilah sebuah cita-cita.


Tapi dikemudian saya lihat dia sudah tidak bergairah dan seudah berbeda lagi, boleh dikatakan berubah 180 derajat. Kalau meminjam istilah dalam ilmu biologi...Kembali Ke Habitatnya. Mindset Seorang Karyawan.

Mengapa bisa demikian ???

Ada beberapa faktor misalnya :

1. Faktor kenyamanan dalam pekerjaan, gampangnya kerjaannya mudah, nyantai dan gaji gede plus fasilitas pendukung. Dia akan berfikiran "ngapain susah-susah buka usaha yang nggak jelas juntrungnya, mendingan gini enakkk" 

2. Faktor lingkungan. Lingkungan sekitar, seperti tetangga adalah pekerja ( misalnya hidup di kompleks perumahan karyawan ), dan lingkungan keluarga merupakan pekerja. 

3. Mitos. Sudah tertanam sejak kecil dalam benak kita "Belajar yang rajin, .nanti kalau sudah besar cari pekerjaan dengan gaji yang besar" mulai dari orag tua kita ( kecuali bila orangtua tersebut adalah pengusaha ), guru sekolah dari TK-sampai Kuliah dengan narasi " besok kalo sudah besar mau jadi apa ??? Polisi...Guru. ..Insinyur dll tanpa ada yang menyinggung kelak akan menjadi pengusaha..." " nanti kalo sudah lulus kerja di pabrik X dengan Y..." 

4. DLL

Bagaimana mengatasinya, bila anada ingin membuka usaha ???

1. Mengubah Mind Set. Perjuangan terberat adalah mengubah mindset. Terlebih bila dimulai dari mental karyawan menjadi mental entrepreneur. Karyawan yang selalu ingin instant dan mendapat tuntunan dari bozz, sebagai entrepreneur, kita dituntut untuk lebih proaktif...kreatif. ..dan inovatif...pokoknya yang berbau "if".


Caranya : membaca buku misal bukunya "mbah Kiyosaki", bukunya Mbah Purdi..dan masih banyak buku lain berserakan di toko buku yang mengupas tentang mental blocking mengenai entrepreneur.

2. Bergaul dengan pengusaha, penjual pisang goreng pinggir jalan, soto di kaki lima bahkan sampai pemilik restoran dan eksportir. istilah pepatah "Bergaul Dengan Penjual Sapi Akan Ikut Baunya Sapi, Kalau Bergaul Dengan Penjual Minyak Wangi, Lumayan Lah Walau Gak Mandi Tetep Wangi. 

3. Mencari mentor, sesuai dengan bidang usaha yang akan diterjuni. Jangan cari konsultan atau pertimbangan dari non pengusaha. Dengan bimbingan mentor paling tidak kita bisa sharing...syukur- syukur sharing proyek. Lumayan Kan?? Kalo minta wejangan dari orang non pengusaha... isinya pasti "Gak usah Macem-macem Nanti Rugi... Bangkrut dll" Nggak jadilah buka 
usaha. 

4. Mencari informasi peluang usaha. Baik di media cetak ( seperti tabloid peluang usaha, majalah pengusaha, SWA dll ) atau di internet seperti milis dunia wirausaha, ieu2002, dll ). Baca buku, terutama buku tentang motivasi dan entrepreneurship, gabung dengan komunitas pengusaha, milist dll

5. Usaha...ACTION. ...no more question. apapun ..sekecil bagaimanapun usaha anda...jalankan.

6. Berdo'a...kepada ALLAH SWT dan jangan lupa menjalankan perintah dan menjauhi laranganNYA. Agar usaha anda lebih diridhoi.


7.  Silahkan tambahi sendiri.


Tergantung Waktu Memulai 

Pernah gak Anda berpikir akan pensiun pada usia 55 tahun?
Kalau sebagai karyawan dan berkeinginan terus menjadi karyawan, tentu Anda akan menjawabnya "YA !"

Ketika Anda pensiun, pernah kah berpikir akan memulai bisnis? 
Anggap jawabannya "YA" lagi.

Naah, ketika usia Anda 56 tahun dan Anda baru menjalani bisnis selama setahun, tentu kalau ditanya "berapa pengalaman Anda berbisnis ?" tentu jawabannya "Baru setahun". 

Kalau dicermati, bisnis dengan usia setahun adalah masih belia. Berbeda jika jawaban waktunya lebih panjang, misal "Sudah 11 tahun".

Jawaban ini akan menunjukkan Anda telah malang melintang di dunia bisnis, dan tentu telah merasakan jatuh-bangunnya. 

Kalau Anda ingin memiliki jam terbang bisnis lebih lama, kenapa tidak dimulai sekarang. Sehingga bila usia Anda sekarang 35 tahun, saat pensiun, Anda bisa menjawab "Saya sudah berbisnis 20 tahun"

"Tidak penting siapa Anda hari ini. Tapi yang penting, buktikan siapakah Anda 3 tahun atau 5 tahun mendatang"

Selamat Memulai dan Berkarya Nyata .......


Apa yang Anda Pikir Beresiko?

cuplikan dari buku "RETIRE YOUNG RETIRE RICH" by Robert T. Kiyosaki.

Ketika berada di kampung halaman untuk berlibur, Mike dan saya (Robert Kiyosaki) berada di kantor ayah kaya (Ayah kandung Mike) membicarakan apa yang telah kami pelajari di sekolah dan orang-orang baru yang telah kami kenal. Setelah bertemu dengan para pemuda dari seluruh negeri, saya memberi komentar ini kepada Mike dan ayah kaya: "Saya telah memperhatikan betapa berbedanya orang-orang berpikir tentang uang. Saya telah bertemu dengan anak-anak dari keluarga sangat kaya dan anak-anak dari keluarga sangat miskin. Meskipun sebagian besar anak-anak di sekolah secara akademis cerdas, anak-anak dari keluarga miskin dan kelas menengah kelihatan berpikir dengan cara yang berbeda dengan anak-anak yang berasal dari keluarg kaya." 

Respons ayah kaya terhadap pernyataan terakhir saya cepat. "Mereka tidak berpikir dengan cara yang berbeda," dia berkata. "Cara berpikir mereka benar-benar bertolak belakang." Duduk menghadap mejanya, dia menggenggam buku folio kuningnya dan menuliskan perbandingan berikut ini: 

Pemikiran yang Bertolak Belakang

Kelas Menengah Orang Kaya

Jaminan kerja Membangun bisnis
Rumah besar Apartemen
Menabung Berinvestasi
Orang kaya itu tamak Orang kaya itu murah hati

Setelah dia selesai menulis, ayah kaya melihat saya kembali dan berkata, "Realitasmu ditentukan oleh apa yang menurutmu pandai dan apa yang menurutmu resiko." 

Sambil melihat diagramnya saya bertanya, "Maksud bapak kelas menengah berpikir jaminan kerja itu pandai dan membangun bisnis itu beresiko?" Saya tahu realitas ini dengan bagus karena itu adalah realitas ayah miskin saya (Ayah kandung Robert Kiyosaki). 

"Benar," kata ayah kaya. "Dan apa lagi tentang jaminan kerja?"
Saya berpikir sejenak dan tidak menemukan jawaban. "Saya tidak tahu apa yang sedang bapak cari," saya menjawab. "Benar bahwa ayah saya dan banyak orang berpikir memiliki pekerjaan yang aman terjamin itu pandai. Apa yang masih kurang?" 

"Kamu tidak memasukkan realitas saya," kata ayah kaya. "Saya mengatakan kepadamu bahwa kelas menengah dan orang miskin tidak hanya berpikir secara berbeda. Saya katakan mereka berpikir sangat bertolak belakang. Jadi apa realitas saya yang bertolak belakang?" 

Tiba-tiba lebih banyak realitas ayah kaya bergerak memasuki realitas saya. "Bapak ingin mengatakan bahwa menurut bapak membangun bisnis itu pandai dan jaminan kerja itu berisiko. Apakah itu yang bapak maksud dengan bertolak belakang?" saya bertanya. 

Ayah kaya menganggukkan kepalanya.

"Maksudnya, bapak tidak berpikir bahwa membangun bisnis itu berisiko?" saya bertanya.
Ayah kaya menggelengkan kepala dan berkata, "Tidak. Belajar membangun bisnis adalah seperti belajar apa saja. Saya pikir bergantung pada jaminan kerja seumur hidup jauh lebih berisiko ketimbang mengambil risiko untuk belajar membangun bisnis. Risiko yang satu adalah untuk jangka pendek dan risiko yang satu berlaku seumur hidup." 

Saat itu akhir 1960-an. Kita belum mengenal kata penciutan (downsizing) . Yang diketahui sebagian besar orang pada saat itu hanyalah anda bersekolah, mencari pekerjaan, bekerja seumur hidup, dan ketika anda pensiun, perusahaan dan pemerintah akan mengurus pensiun anda. Yang diajarkan kepada kita di rumah dan di sekolah hanyalah, "Dapatkan pendidikan yang bagus sehingga kamu bisa menjadi karyawan yang bagus," Tersirat tetapi tidak dinyatakan bahwa bersekolah untuk menjadi lebih dapat diperkerjakan adalah sesuatu yang pandai untuk dilakukan. Kini sebagian besar dari kita mengetahui bahwa jaminan kerja merupakan sesuatu yang sudah berlalu, tetapi saat itu, tidak seorang pun mempertanyakan ide mencari jaminan kerja sebagai hal yang pandai untuk dilakukan. 

Saya melihat pada perbandingan ayah kaya tentang orang kaya tamak vs. Orang kaya murah hati dan saya tahu pada saat itu apa realitas saya. Di keluarga saya, orang kaya dianggap sebagai orang tamak berhati dingin yang hanya tertarik pada uang dan tidak peduli terhadap orang miskin. 

Sambil menunjuk pada daftarnya ayah kaya berkata, "Apakah kamu mengerti perbedaan pemikirannya?"
"Pemikirannya bertolak belakan," saya berkata dengan lembut. "Lebih dari sekedar berbeda. Itu sebabnya sering kali begitu sulit orang menjadi kaya. Menjadi kaya memerlukan lebih dari sekedar berpikir secara berbeda." 

Ayah kaya mengangguk dan membiarkan ide itu di mengerti sepenuhnya. "Kalau kamu ingini menjadi kaya, kamu mungkin perlu belajar untuk berpikir sangat bertolak belakang dengan cara berpikirmu sekarang." 

"Seperti cara berpikir bapak?" saya bertanya. "Apakah tidak perlu melakukan segala sesuatunya secara berbeda juga?"

"Tidak," kata ayah kaya. "Kalau kamu bekerja demi jaminan kerja, kamu akan bekerja keras dalam sebagian besar hidupmu. Kalau kamu bekerja untuk membangun bisnis, kamu mungkin bekerja lebih keras pada awalnya tetapi kamu akan bekerja semakin sedikit pada akhirnya dan kamu mungkin akan memperoleh uang sepuluh hingga 100 hingga 1.000 kali lebih banyak. Jadi mana yang lebih pandai?"

"Dan bagaimana dengan berinvestasi?" saya bertanya. "Ibu dan ayah saya selalu mengatakan bahwa berinvestasi itu berisiko dan menurut mereka menabung itu pandai. Tidakkah bapak melakukannya secara berbeda ketika bapak berinvestasi?" 

Ayah kaya tertawa lebar dan tertawa kecil mendengar komentar itu. "Menabung dan menginvestasikan uang memerlukan kegiatan yang persis sama," kata ayah kaya. "Kamu akan melakukan hal yang sama ... meskipun pemikiranmu sebenarnya bertolak belakang." 

"Sama?" saya bertanya. "Tetapi tidakkah yang satu lebih berisiko?"

"Tidak," kata ayah kaya sambil tertawa kecil lagi. "Saya akan memberimu pelajaran yang sangat penting dalam hidup." Saya sekarang sudah lebih tua dan dia dapat menambahkan detail yang lebih banyak pada pelajarannya yang diberikan sebelumnya kepada Mike dan saya. "Tetapi sebelum saya memberimu pelajaran, bolehkan saya mengajukan satu pertanyaan padamu?" 

"Tentu, silahkan tanyakan semua yang bapak inginkan."

"Apa yang orangtuamu lakukan untuk menghemat uang?" dia bertanya.

"Meraka berusaha melakukan banyak hal," saya menjawab setelah memikirkan pertanyaannya sejenak. 

"Baik, sebutkan satu saja," kata ayah kaya. "Sebutkan satu hal yang mereka lakukan dimana mereka menghabiskan banyak waktu untuk mengerjakannya."

"Setiap Rabu ketika supermarket mengiklankan makanan khusus mingguan mereka, ibu dan ayah saya akan memeriksa koran itu dan merencanakan anggaran makanan mingguan. Mereka mencari kupon obral dan diskon untuk produk makanan," saya berkata. "Itu merupakan kegiatan yang menghabiskan banyak waktu mereka. Sebenarnya, makanan kami dirumah berdasarkan apa yang sedang dijual dengan harga murah di supermarket." 

"Lalu, apa yang mereka lakukan?" tanya ayah kaya.
"Kemudian mereka berkeliling kota dengan mobil ke berbagai supermarket dan membeli barang-barang yang diiklankan dengan harga murah," saya menjawab. "Mereka mengatakan mereka menghemat banyak uang dengan berbelanja makanan yang dijual dengan harga murah." 

"Saya tidak meragukan mereka menghemat," kata ayah kaya. "Dan apakah mereka berbelanja pakaian obral?" Saya mengangguk. "Ya, mereka melakukan hal yang sama bila mereka akan membeli mobil, baru atau bekas. Mereka menghabiskan banyak waktu berkeliling untuk menghemat." 

"Jadi mereka pikir menghemat itu pandai?" tanya ayah kaya.

"Tentu," saya menjawab. "Kenyataannya, ketika mereka menemukan sesuatu yang dijual dengan harga murah, mereka membeli dalam jumlah banyak dan memasukkannya ke dalam kulkas besar mereka. Baru beberapa hari yang lalu mereka menemukan obral daging babi sehingga mereka membeli daging babi yang cukup untuk enam bulan. Mereka senang menemukan penghematan seperti itu." 

Ayah kaya tiba-tiba tertawa. "Daging babi?" dia berkata, tertawa kecil keras. "Berapa pon daging bagi yang mereka beli?"

"Saya tidak tahu, tetapi mereka membeli banyak. Kulkas kami penuh lagi. Tetapi bukan hanya daging babi yang mereka beli, mereka juga membeli hamburger (daging sapi bundar pipih) dari toko lain yang sedang mengadakan obral dan memasukkannya ke kulkas juga." 

"Maksudmu mereka mempunyai kulkas hanya untuk obral khusus seperti itu?" tanya ayah kaya, masih tertawa kecil.

"Ya," saya menjawab. "Mereka bekerja keras untuk menghemat setiap sen yang mungkin dilakukannya. Mereka menghabiskan banyak waktu untuk menggunting kupon dan berbelanja di tempat obral. Apakah ada yang salah dengan itu?" 

"Tidak," kata ayah kaya. "Tidak ada yang salah dengan itu. Hanya realitasnya berbeda."

"Apakah bapak tidak melakukan hal yang sama?" saya bertanya.
Ayah kaya tertawa kecil dan berkata, "Saya sedang menunggu kamu bertanya. Sekarang saya dapat mengajarkanmu salah satu pelajaran terpenting yang akan pernah kamu pelajari." 

"Pelajaran bahwa bapak tidak melakukan hal yang sama dengan yang dilakukan orangtua saya?" saya bertanya lagi, sambil menunggu jawaban atas pertanyaan saya sebelumnya.

"Tidak," kata ayah kaya. "Pelajaran bahwa saya melakukan hal yang persis sama dengan yang orangtuamu lakukan. Sebenarnya kamu sudah melihat saya melakukannya." 

"Apa?" saya berkata. "Bapak mencari tempat obral untuk mengisi kulkas bapak?" Saya tidak yakin saya pernah melihat bapak melakukan itu."

"Tidak, kamu belum pernah," kata ayah kaya. "Tetapi kamu pernah melihat saya berkeliling mencari investasi yang sedang di obral untuk mengisi portofolio saya." 

Mendengar pernyataan itu saya duduk sebentar tanpa berkata-kata. "Bapak berbelanja untuk mengisi portofolio bapak dan orangtua saya berbelanja untuk mengisi kulkas mereka? Bapak ingin mengatakan bahwa bapak melakukan kegiatan yang sama tetapi bapak berbelanja barang-barang yang berbeda untuk mengisi sesuatu yang berbeda?" 

Ayah kaya mengangguk. Dia ingin pelajarannya meresap kedalam kepala saya yang berumur dua puluh tahun.

"Bapak melakukan hal yang sama tetapi orangtua saya bertambah miskin dan bapak bertambah kaya. Itukah pelajarannya?" saya bertanya. 

Ayah kaya menganggukkan kepala dan berkata, "Itu merupakan bagian dari pelajaran."

"Apa bagian lain dari pelajaran?" saya bertanya.

"Berpikirlah," kata ayah kaya. "Apa yang telah kita bicarakan?" 

Saya berpikir sejenak dan akhirnya paruh kedua dari pelajaran itu datang kepada saya. "Oh," saya berkata. "Bapak dan orangtua saya melakukan hal yang sama tetapi realitas bapak berbeda."

"Kamu mulai mengerti," kata ayah kaya. "Bagaimana dengan pandai dan berisiko?" 

"Oh," saya berkata keras. "Mereka berpendapat bahwa menghemat uang itu pandai dan berinvestasi itu berisiko."

"Sedikit lagi," kata ayah kaya.

"karena mereka berpendapat bahwa berinvestasi itu berisiko mereka bekerja keras menghemat uang ... tetapi kenyataannya mereka melakukan hal yang sama dengan yang bapak lakukan. Jika mereka mengubah realitas mereka tentang berinvestasi dan melakukan hal yang sama dengan yang mereka lakukan untuk menghemat uang dengan membeli daging babi, mereka akan menjadi semakin kaya. Bapak melakukan hal yang sama dengan yang mereka lakukan tetapi bapak berbelanja bisnis, real estate, investasi, saham, obligasi, dan peluang-peluang bisnis lainnya. Bapak berbelanja untuk portofolio bapak dan mereka berbelanja untuk kulkas mereka. 

"Jadi mereka melakukan hal yang sama tetapi dari realitas yang berbeda," kata ayah kaya. "Realitas merekalah yang menyebabkan mereka miskin atau kelas menengah ... bukan kegiatan mereka."

"Mental merekalah yang membuat mereka miskin," saya berkata dengan lembut. "Apa yang menurut kita pandai dan apa yang menurut kita berisiko itulah yang menentukan kedudukan sosial ekonomi kita dalam kehidupan." Saya menggunakan kata baru yang saya pelajari dalam mata kuliah ekonomi. 

Ayah kaya melanjutkan dengan berkata, "Kami melakukan hal yang sama tetapi kami bekerja dari pola pikir yang berbeda. Saya bekerja dari pola pikir orang kaya dan orangtuamu bekerja dari pola pikir kelas menengah." 

"Itu sebabnya bapak selalu berkata, 'Apa yang kamu pikir real merupakan realitasmu,'" saya menambahkan dengan lembut.

Ayah kaya mengangguk dan melanjutkan dengan berkata, "Dan karena mereka berpendapat berinvestasi itu berisiko, mereka menemukan contoh orang-orang yang telah kehilangan uang atau hampir kehilangan uang mereka. Realitas mereka membutakan mata mereka dari realitas lainnya. Mereka melihat apa yang menurut mereka real, meskipun tidak benar-benar real." 

"Jadi seseorang yang berpikir jaminan kerja itu pandai akan mencari contoh-contoh mengapa jaminan kerja itu pandai dan mencari contoh-contoh mengapa membangun bisnis itu berisiko. Orang akan mencari verifikasi (pembenaran dengan bukti) atas realitas yang ingin mereka percayai," Mike menambahkan. 

"Benar," kata ayah kaya. "Apakah ini masuk akal? Apakah kamu sudah mendapat pelajarannya?"

BAGAIMANA DENGAN ANDA?

Kisah Wanita dan Lelaki Buta

Boy adalah seorang cowo yang menjadi buta karena sebuah kecelakaan. Sejak ia menjadi buta, ia merasa terasing dari lingkungannya. Ia merasa tidak ada seorang pun yang memperhatikan atau menyayanginya..

Hingga kemudian hadirlah Girl dalam hidupnya. Girl sangat sayang dan perhatian pada Boy. Ia tidak pernah mempermasalahkan kebutaan Boy sebagai suatu kekurangan yang berarti. Ia sungguh-sungguh mencintai Boy dengan tulus.

Suatu hari berkatalah Boy kepada Girl.


  • Boy : Girl...mengapa kamu begitu menyayangiku..?
  • Girl : hmmm.... entahlah... aku tidak pernah tahu alasan mengapa aku begitu menyayangimu, yang aku tahu. aku benar-benar tulus menyayangimu!
Boy..(tersenyum)

  • Boy : tapi..aku kan buta..apa yang bisa aku perbuat untukmu..? apa yang bisa aku berikan buatmu..?
  • Girl : Boy. aku tidak mengharap apapun darimu..buatku..kamu bisa ceria setiap hari dan menyayangiku dengan tulus itu sudah cukup..aku senang ketika kau merasa senang..
  • Boy : (terharu) belum pernah ada orang yang begitu menyayangi aku yang buta seperti ini..
  • Girl : (menggenggam tangan Boy sambil tersenyum)
  • Boy : Girl..kalo sampai suatu saat nanti aku bisa melihat lagi..aku pasti akan menikahimu.. karena hanya kamu satu-satunya orang yang dengan tulus menyayangiku...
  • Girl : benarkah..?
  • Boy : iya..aku janji..kalau suatu saat nanti aku bisa melihat, PASTI aku akan menikahimu..
  • Girl : (terharu) terima kasih Boy..aku sangat menyayangimu...
  • Boy : (tersenyum) ya..aku tahu itu..aku juga sangat menyayangimu Girl..
Singkat cerita....

Boy melakukan operasi cangkok mata dan berhasil..ia mampu melihat lagi.. Ia pun tidak sabar untuk segera menemui Girl..

Pergilah ia mencari Girl, sampai ia berhasil menemukannya...
Namun...alangkah terkejutnya ia mengetahui bahwa ternyata Girl adalah seorang gadis buta..
Ia tidak bisa menerimanya..
Ia pun menolak Girl..
Ia lupa akan semua janjinya...

  • Girl : Boy..bukankah kamu sudah berjanji akan menikah denganku..?
  • Boy : ummm....(bimbang) yang memang aku pernah berkata begitu. tapi tidak dengan keadaanmu yang seperti ini..
  • Girl : Bagaimana mungkin kamu mengingkari janjimu sendiri..? bukankah kau bilang hanya aku satu-satunya orang yang menyayangimu..?
  • Boy : eeeerr...maaf Girl..tapi aku tidak bisa menikah dengan gadis buta..maaf..
Boy pun pergi meninggalkan Girl..

Girl yang kecewa dan merasa dikhianati..memilih untuk bunuh diri..

Saat ia ditemukan meninggal..ada sepucuk surat disakunya..

" Dear Boy...
Memang tidak banyak yang bisa aku berikan
padamu..tidak banyak yang bisa aku lakukan untukmu...
Namun..aku sungguh-sungguh tulus menyayangimu...
Semoga kedua mataku itu bisa berguna bagimu..
bisa membawakan terang dan keceriaan dalam hidupmu kembali.."

Kadang kala kita tidak boleh melihat sesuatu hanya dengan mata..melainkan juga dengan hati kita.. Mata itu bisa menipu..namun hati tidak..kata hati selalu merupakan kejujuran terdalam dalam hidup manusia.

Kirim cerita ini ...dan kamu akan mendapatkan kisah cinta yang indah dalam hidupmu. Jangan biarkan kisahmu berakhir seperti mereka.

Jika kamu cowo..kirim cerita ini dengan judul "Aku tidak akan menyakiti hati seorang cewe seperti ini.."

Jika kamu cewe..kirim dengan judul "Aku akan berusaha menyayangi seorang cowo seperti ini..."


Kenali Faktor Penghambat Karir

Semua upaya sudah dikerahkan, namun tak kunjung membawa hasil, alias karir jalan di tempat? Barangkali ada faktor penghambat promosi tanpa Anda sadari. 


Mau ikut mengintip? Yuk:

1. Defensif
Anda merasa tersinggung dan sakit hati setiap ada kritikan dialamatkan pada Anda. Menganggap pendapat Anda adalah yang paling benar, orang lain salah. Solusi: Ketimbang selalu membela diri dan cari-cari kesalahan orang lain, bersikaplah ksatria dengan meminta maaf jika bersalah. Kalau atasan atau rekan menegur karena Anda keliru, terima dengan dada lapang. 

2. Kekanakan
Kantor bukanlah rumah atau sarang yang nyaman bagi Anda untuk bersikap kekanakan. Begitu menerima tugas yang agak berat, atau sedikit meleset dari job desc, muka langsung masam. Solusi: Berpikirlah positif, anggaplah tugas itu sebagai pembelajaran untuk memperkaya pengalaman Anda. 

3. Sering Lupa
Masih muda kok pikun? Ternyata kurang menguntungkan bagi pekerjaan. Apalagi kalau pekerjaan lagi banyak, tak jarang pekerjaan yang 'kecil-kecil' sering terlewat. Solusi: Catat di agenda Anda atau buat semacam to do list, berupa hal-hal yang hendak dikerjakan untuk hari ini. Buat pengerjaan tugas berdasar skala prioritas. Tugas yang sudah dikerjakan dikasih tanda centang atau contreng. Jangan lupa, tempatkan semuanya dalam tempat yang terlihat. 

4. Terlambat
Pekerjaan tengah padat, tapi Anda tetap terlambat juga. Miting penting juga telat. Pokoknya Anda sudah dicap sebagai tukang telat. Tugas juga selalu diserahkan melebihi tenggat, padahal rekan yang lain bisa lebih awal. Solusi: Jangan tunda lagi, segera perbaiki kebiasaan tak sehat ini. Jika alasan rumah Anda jauh, cobalah cari kos-kosan yang dekat kantor. Atau usahakan berangkat pagi dari rumah agar sesampai di kantor tidak telat.