Indahnya Berbagi Pengetahuan

Tuesday, 28 June 2016

Satu Konsep Berumah Tangga

Setiap orang mempunyai konsep yang berbeda-beda tentang peran suami dan istri dalam rumah tangga. Dari berbagai konsep yang ada, yang paling umum adalah suami bekerja, istri tinggal di rumah. Sedangkan konsep suami bekerja, istri bekerja juga semakin populer. Selain itu ada juga yang menyukai konsep suami bekerja, istri bekerja dari rumah. Dan yang paling jarang saya temui adalah konsep suami di rumah, istri bekerja.
Pemilihan sebuah konsep rumah tangga tergantung pada lingkungan, pendidikan, keyakinan, dan cara pandang masing-masing individu. Walau mungkin kita mempunyai pandangan yang berbeda tentang konsep mana yang terbaik, namun pada akhirnya itu kembali kepada kesepakatan sang suami dan istri. 

Bicara mengenai kesepakatan, saya pribadi memilih konsep suami bekerja, istri bekerja dari rumah. Alasan saya memilih konsep rumah tangga seperti ini didasari oleh pemikiran dan analisa saya yang menyimpulkan bahwa setiap individu mempunyai potensi untuk berkembang. Potensi ini harus disalurkan sesuai fitrah sang individu dan tidak boleh bertentangan dengan aturan-aturan agama. Nah, dalam pandangan saya, konsep ini cocok untuk kami karena saya tetap bisa memainkan peran sebagai yang mencari nafkah, sedangkan pasangan saya bisa berperan sebagai istri yang lebih produktif.

Selain itu ada nilai lebih yang ditawarkan oleh konsep ini. Apabila terjadi sesuatu dengan sang suami, istri yang terbiasa bekerja dari rumah bisa lebih tegar dan bisa terus mencari nafkah dengan tangannya sendiri. Sehingga sang istri dan anak-anak dapat terhindar dari belas kasihan dan asumsi-asumsi yang biasanya lekat dengan status janda.

Tapi mari berpikir lebih positif saja. Istri yang bekerja di rumah adalah istri yang bisa produktif dan tetap mempunyai kebebasan untuk mengatur waktunya. Jika dia merasa bahwa saat ini harus berkonsentrasi dengan anak, dia dapat melakukannya. Jika dia berpikir bahwa saat ini baik untuk mengerjakan usaha karena anaknya sudah terurus dengan baik, dia bisa melakukannya. Semuanya dimungkinkan karena dia memiliki kebebasan seorang entrepreneur.

Modal utama untuk bisa seperti di atas bukanlah uang, namun dukungan. Saya berpikir uang akan datang dengan sendirinya seiring dengan usaha yang dilakukan. Tapi untuk bisa mewujudkan itu, maka diperlukan dukungan orang terdekat, yaitu suami. Karena sejauh yang saya tahu, seorang istri akan terbebani apabila usahanya tidak mendapat dorongan dari sang suami. 

Selain dukungan suami, dukungan kelompok/komunitas juga punya peran besar dalam mendorong kemajuan usaha istri. Komunitas BundaInBiz adalah salah satu contoh komunitas yang saling mendukung anggotanya untuk bisa lebih maju.

Konsep sebuah rumah tangga berbeda-beda dari satu individu ke individu lainya. Keputusan untuk mengadopsi konsep tersebut biasanya dipengaruhi oleh lingkungan, pendidikan, dan cara pandang masing-masing individu serta komitmen dari kedua pasangan. Salah satu konsep berumah tangga yang cukup menarik adalah suami bekerja, istri bekerja dari rumah. Konsep ini memungkinkan suami tetap menjalanlan peran konvensionalnya sebagai pencari nafkah, namun juga memberdayakan potensi istri untuk menjadi lebih produktif. 

Konsep ini belum tentu cocok dengan semua orang. Oleh karenanya kedua pasangan perlu berdiskusi untuk menentukan konsep berumah tangga yang sesuai dengan kebutuhan dan tujuan hidup mereka sebagai suami-istri.


0 komentar:

Post a Comment